Tragis, Bocah 8 Tahun Hilang di Karanganyar Ditemukan Tak Bernyawa di Dam Colo

Bocah hilang di Karanganyar ditemukan meninggal di Dam Colo
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Duka menyelimuti Karanganyar. Setelah pencarian tanpa henti selama beberapa hari, seorang bocah berusia delapan tahun yang dilaporkan hilang akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di saluran irigasi Dam Colo, Selasa (31/3/2026).

img_title PP Muhammadiyah Targetkan UMUKA Solo Sejajar UMS, Muh Samsuri Emban Misi Perkuat Kualitas Kampus

Korban diketahui bernama Faiz Khairul Nizam, warga Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat. Ia ditemukan sekitar pukul 12.17 WIB di kawasan Siphon Malangsari, dengan jarak lebih dari tiga kilometer dari lokasi terakhir ia terlihat.

Penemuan tersebut menjadi titik akhir dari operasi pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan. Sejak laporan kehilangan diterima, petugas langsung melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai dan jaringan irigasi.

img_title Longsor Putus Akses Antardusun di Jatiyoso Karanganyar, 18 Rumah Warga Terisolasi

Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, menjelaskan bahwa korban ditemukan di aliran Dam Colo pada hari ketiga pencarian.

“Korban berhasil ditemukan pada siang hari di aliran Dam Colo. Setelah itu langsung kami evakuasi dan dibawa ke RSUD Karanganyar untuk proses penanganan sebelum diserahkan kepada keluarga,” ujarnya.

img_title Perangkat Desa di Karanganyar Diciduk Saat Ambil Tempelan Sabu, Mengaku Sudah 5 Kali Membeli

Tak berselang lama setelah ditemukan, tim langsung melakukan evakuasi sekitar pukul 12.25 WIB. Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit untuk proses pembersihan dan pemulasaran sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Menurut Hendro, operasi pencarian telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) Basarnas dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk relawan dan aparat setempat.

“Seluruh proses berjalan sesuai SOP. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi kami tutup hari ini,” imbuhnya.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama unsur Forkopimcam turut mendampingi proses penyerahan jenazah sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di wilayah yang dekat dengan aliran sungai atau saluran irigasi yang memiliki risiko tinggi.