100 Anak Yatim di Karanganyar Terima Santunan dan Edukasi di Rumah Dinas Bupati

Sekda Karanganyar Kurniadi Dihadapan Anak Yatim
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Sebanyak 100 anak yatim piatu di Kabupaten Karanganyar mengikuti kegiatan sosial yang digelar di Rumah Dinas Bupati, Jumat (3/4/2026), dengan agenda santunan dan hiburan edukatif.

img_title PP Muhammadiyah Targetkan UMUKA Solo Sejajar UMS, Muh Samsuri Emban Misi Perkuat Kualitas Kampus

Kegiatan berlangsung di Ruang Anthurium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar, dan diikuti anak-anak dari berbagai kecamatan. 

Selain menerima bantuan, peserta juga mengikuti sejumlah aktivitas yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar sekaligus hiburan.

img_title Longsor Putus Akses Antardusun di Jatiyoso Karanganyar, 18 Rumah Warga Terisolasi

Acara berjalan sederhana namun interaktif. Anak-anak terlihat aktif mengikuti rangkaian kegiatan yang disiapkan panitia, mulai dari sesi hiburan hingga interaksi bersama para pendamping.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Kurniadi Maulato, yang hadir mewakili Bupati, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki dampak positif bagi anak-anak.

img_title Perangkat Desa di Karanganyar Diciduk Saat Ambil Tempelan Sabu, Mengaku Sudah 5 Kali Membeli

“Kegiatan berbagi kebahagiaan ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang luar biasa, yang diharapkan dapat memberikan kebahagiaan serta semangat baru bagi adik-adik kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah mendukung kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian.

Perwakilan panitia yang juga Ketua HIPMI Perguruan Tinggi UMUKA Solo, Muhammad Ardiansah, mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu upaya menghadirkan manfaat sosial secara langsung.

“Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang lebih luas,” katanya.

Selain kegiatan sosial, panitia juga menjalankan program pembinaan kewirausahaan bagi mahasiswa yang dilakukan secara rutin setiap bulan, dengan fokus pada penguatan pemahaman dasar bisnis.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah serta elemen masyarakat. Respons yang muncul dinilai positif karena kegiatan memberikan manfaat langsung bagi peserta.