590 Jemaah Haji Karanganyar Siap Berangkat 2026, Ini Jadwal dan Tahap Akhir Persiapannya

590 jemaah Karanganyar siap berangkat haji 2026 ke Tanah Suci
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Menjelang penyelenggaraan ibadah haji 2026, ratusan warga Kabupaten Karanganyar kini memasuki tahap akhir persiapan. 

img_title Golkar Karanganyar Bangun Mesin Politik Berbasis Data dan AI, Siapkan Strategi Menuju Pemilu 2029

Total sebanyak 590 calon jemaah dipastikan akan berangkat menuju Tanah Suci setelah seluruh proses yang menjadi persyaratan dinyatakan rampung.

Kesiapan ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari administrasi, kelengkapan dokumen perjalanan, hingga tahapan verifikasi yang telah dilakukan secara bertahap dalam beberapa waktu terakhir. 

img_title PP Muhammadiyah Targetkan UMUKA Solo Sejajar UMS, Muh Samsuri Emban Misi Perkuat Kualitas Kampus

Seluruh proses tersebut dipastikan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Pihak Kementerian Haji Karanganyar menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan kendala berarti yang dapat menghambat keberangkatan jemaah. 

img_title Longsor Putus Akses Antardusun di Jatiyoso Karanganyar, 18 Rumah Warga Terisolasi

Kepala kantor, Sofyan Hadi, menegaskan bahwa kesiapan jemaah sudah mencapai tahap akhir.

“Seluruh tahapan sudah kami selesaikan. Baik administrasi maupun dokumen perjalanan sudah lengkap, sehingga saat ini jemaah hanya tinggal menunggu jadwal keberangkatan,” ujarnya pada wartawan, Selasa (7/4/2026). 

Menurutnya, para jemaah asal Karanganyar tidak diberangkatkan secara bersamaan, melainkan dibagi dalam dua kelompok terbang atau kloter. 

Pembagian ini merupakan bagian dari sistem nasional yang diterapkan untuk mengatur arus keberangkatan jemaah dari berbagai daerah agar tetap tertib dan terorganisir.

“Pembagian kloter sudah ditentukan dari pusat. Dengan sistem ini, proses keberangkatan bisa berjalan lebih lancar dan terjadwal dengan baik,” jelasnya.

Berdasarkan jadwal sementara, keberangkatan calon jemaah haji direncanakan mulai 10 Mei 2026 melalui embarkasi yang telah ditentukan.

Para jemaah diharapkan dapat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk melakukan persiapan pribadi, terutama yang berkaitan dengan kondisi kesehatan.

Ia menekankan bahwa kesiapan fisik menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan ibadah haji. Mengingat rangkaian ibadah yang cukup padat dan membutuhkan stamina, jemaah diminta untuk menjaga pola hidup sehat menjelang keberangkatan.

“Kami terus mengingatkan agar jemaah menjaga kesehatan, mengatur pola makan, serta cukup istirahat. Ini penting agar mereka dapat menjalankan ibadah dengan optimal,” katanya.

Selain itu, jemaah juga diimbau untuk disiplin dalam mengikuti arahan petugas, baik sebelum keberangkatan maupun selama berada di Tanah Suci. 

Hal ini mencakup kepatuhan terhadap jadwal, kelengkapan perlengkapan, hingga aturan yang berlaku selama pelaksanaan ibadah haji.

Halaman Selanjutnya
img_title