Jelang Porprov Taekwondo Solo Andalkan Atlet Muda, KONI Surakarta Suntik Semangat

Atlet Taekwondo Solo tengah latihan
Sumber :
  • VIVA Jogja

SOLO, VIVA Jogja - Jelang Porprov, harapan taekwondo Solo kini bertumpu pada wajah-wajah muda. Kunjungan langsung KONI Surakarta ke GOR PMS pun menjadi pemantik semangat baru di tengah tantangan besar yang dihadapi tim.

img_title OJK Minta UMKM Waspadai Modus Penipuan Digital, Mulai Investasi Bodong hingga Lowongan Kerja Palsu

Suasana latihan di GOR PMS Solo mendadak terasa lebih hidup saat Ketua KONI Surakarta, Her Suprabu, hadir langsung menyapa para atlet dan pelatih. 

Kehadiran tersebut bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi dorongan nyata yang langsung terasa di lapangan—terutama bagi para atlet muda yang kini dipersiapkan menjadi ujung tombak tim.

img_title PCNU Solo Dorong Hukuman Berat bagi Koruptor, Minta Aparat Tak Tebang Pilih

Pelatih senior taekwondo Solo Raya, Tanu Kismanto, menyebut dukungan dari KONI sebagai energi tambahan yang sangat berarti di fase persiapan krusial ini.

“Dukungan seperti ini sangat penting. Atlet menjadi lebih percaya diri dan terdorong untuk berlatih lebih keras,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

img_title Polisi & Jaksa Memanas, Pakar Hukum Minta Tinggalkan Ego Sektoral Demi Cegah Kekosongan Penegakan Hukum

Selama ini, taekwondo dikenal sebagai salah satu andalan Kota Solo dalam mendulang prestasi. Catatan hattrick juara umum di Porprov menjadi bukti kekuatan tim yang selama ini konsisten bersaing, termasuk dengan Kota Semarang.

Namun, Porprov kali ini menghadirkan tantangan berbeda. Aturan batasan usia membuat sejumlah atlet senior tak bisa diturunkan—memaksa tim melakukan regenerasi lebih cepat dari yang direncanakan.

Di titik inilah tekanan sekaligus peluang muncul. Generasi muda yang sebelumnya berada di lapis kedua kini harus naik panggung dan membuktikan diri.

“Ini tantangan sekaligus kesempatan. Atlet muda harus berani tampil dan membuktikan diri,” tegas Tanu.

Dari sisi kesiapan, tim taekwondo Solo saat ini telah mencapai sekitar 70 persen. Latihan terus digenjot, tidak hanya pada aspek teknik dan fisik, tetapi juga mental bertanding yang akan menjadi kunci di arena.

Untuk mematangkan persiapan, tim juga menjadwalkan dua kali try out sebagai ajang evaluasi sebelum turun di kompetisi resmi.

“Try out penting untuk melihat kekurangan. Dari situ kami bisa segera melakukan perbaikan,” tambahnya.

Dengan dukungan langsung dari KONI Surakarta dan semangat baru dari para atlet muda, taekwondo Solo tetap percaya diri menatap Porprov. Targetnya jelas: menjaga tradisi prestasi, meski dengan wajah-wajah baru di arena.