Kapolres Cup Karanganyar 2026, Turnamen E-Sport Diikuti 200 Peserta, Perebutkan Rp10 Juta

Kapolres AKBP Amran laga ESport lawan Ketua ESport
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Turnamen e-sport Karanganyar bertajuk Kapolres Cup Karanganyar yang memperebutkan total hadiah Rp10 juta diikuti 200 peserta dari berbagai kalangan generasi muda. 

img_title Warga Tahunan Jepara Tolak Homestay FN18, Desak Pemkab Cabut Izin dan Buat Regulasi Penginapan

Ajang kompetisi game Karanganyar ini menjadi langkah awal menjaring atlet e-sport Karanganyar berbakat sekaligus mendorong prestasi di era digital.

Kegiatan yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Minggu, berlangsung meriah dengan diikuti peserta dari wilayah Kabupaten Karanganyar.

img_title Peran Sekolah Sangat Besar, Pelestarian Seni Ukir Jepara Harus Dimulai Sejak Usia Dini

Ketua Umum ESI Karanganyar, Yanuar Faisal Muhammad Cholil, mengatakan turnamen e-sport Karanganyar ini mempertandingkan dua cabang populer, yakni Mobile Legends Karanganyar dan e-football Karanganyar (PS 2021), yang saat ini digemari generasi muda.

“Total ada 32 tim untuk Mobile Legends dan 40 peserta untuk e-football. Untuk sistem pertandingan, kualifikasi menggunakan format best of 3, sedangkan final menggunakan best of 5,” ujar Faisal, Minggu (12/4/2026). 

img_title Menanam dari Rumah: Cara Sederhana Mewujudkan Hidup Hijau dan Berkelanjutan

Ia menjelaskan, dalam sistem best of 3 peserta yang meraih dua kemenangan akan menjadi pemenang, sedangkan pada final best of 5 harus meraih tiga kemenangan untuk keluar sebagai juara dalam turnamen Kapolres Cup Karanganyar ini.

Menurut Faisal, kompetisi e-sport Karanganyar ini sengaja dibatasi hanya untuk peserta dari Karanganyar sebagai upaya menjaring atlet e-sport Karanganyar yang potensial.

“Tujuan utama kami adalah menjaring atlet e-sport Karanganyar. Karena daerah lain juga memiliki kompetisi serupa, maka kami fokus pembinaan di daerah sendiri,” jelasnya.

Ia menambahkan, total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen Kapolres Cup Karanganyar ini mencapai Rp10 juta yang dibagi untuk dua cabang pertandingan. Turnamen ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Porprov e-sport.

“Untuk Porprov e-sport, kami mengirimkan 10 atlet dari tiga nomor pertandingan, yakni Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, dan e-football. Target kami satu medali emas dan dua medali lainnya,” katanya.

Faisal menyebutkan, ESI Karanganyar optimistis karena daerah ini menjadi salah satu yang diperhitungkan dalam kompetisi e-sport tingkat provinsi.

Sementara itu, Kapolres Karanganyar AKBP Amran Sahti menilai e-sport Karanganyar memiliki peluang besar di tengah dominasi generasi muda yang akrab dengan teknologi digital.

“Sekitar 60 persen masyarakat kita adalah Gen Z dan Gen Alpha yang dekat dengan dunia elektronik, media sosial, dan game. E-sport ini sudah menjadi cabang olahraga profesional dan bisa menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk berprestasi,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title