Muscab PKB Karanganyar Memanas, 16 PAC Kompak Usung Ovi Hartanto di Tengah 4 Kandidat Ketua DPC
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Karanganyar yang digelar baru-baru ini memunculkan dinamika politik internal yang kian menghangat.
Empat nama resmi diusulkan sebagai calon Ketua DPC dan seluruhnya dipastikan tetap melaju tanpa ada yang mengundurkan diri.
Keempat kandidat tersebut adalah Sulaiman Rosid, Ovi Hartanto, Tiara Puspita, dan Mukafi. Nama-nama ini merupakan hasil penjaringan dari Pengurus Anak Cabang (PAC) serta organisasi sayap partai, yang kemudian diserahkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk diputuskan.
“Empat nama itu tetap berjalan, tidak ada yang mundur karena semuanya sudah resmi diusulkan,” ujar Pimpinan Dewan Syura PKB Karanganyar, Tony Hatmoko.
Ia juga menegaskan bahwa isu mundurnya salah satu kandidat, Tiara Puspita, tidak benar. Seluruh kandidat tetap berada dalam kontestasi hingga keputusan akhir ditetapkan DPP.
Menurut Tony Hatmoko, proses penjaringan dilakukan secara terbuka melalui usulan PAC dan organisasi sayap partai. Dari mekanisme tersebut, mengerucut empat nama yang kini masuk tahap penentuan di DPP.
Dari keempat kandidat, Ovi Hartanto menjadi sorotan setelah mendapat dukungan dari 16 PAC. Dukungan itu bahkan dituangkan dalam surat pernyataan sikap sebagai bentuk aspirasi kader di tingkat bawah.
Diketahui, dari total PAC yang ada, satu PAC yakni Matesih tidak aktif karena ketuanya bekerja di luar kota. Sementara 16 PAC lainnya secara kolektif mengusulkan nama Ovi Hartanto.
“Ini bukan soal mengantongi suara, tapi usulan. Semua tetap keputusan di DPP,” jelas Tony.
Namun, ia mengakui bahwa surat dukungan tersebut membawa pesan penting kepada DPP agar aspirasi kader di tingkat bawah dapat diperhatikan, berkaca dari pengalaman Muscab sebelumnya.
Selain Ovi, kandidat lain juga memiliki basis dukungan masing-masing. Tony menjelaskan, Sulaiman Rosid diusulkan oleh organisasi sayap seperti Garda Bangsa. Tiara Puspita mendapat dukungan dari Perempuan Bangsa serta pengurus DPC.
Sementara Mukafi didukung oleh pengurus DPC dan sebagian unsur di tingkat wilayah (DPW). Mukafi sendiri, lanjut Toni, bukan sosok baru di internal partai.
“Mukafi itu dari dulu pengurus DPC, sama seperti kami. Hanya saja sekarang menjabat di DPRD provinsi,” ujarnya.