30 Mobil Koperasi Desa Asal India Tiba di Karanganyar, Distribusi Dimulai Senin Pekan Depan
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Sebanyak 30 unit mobil operasional untuk Koperasi Desa Merah Putih telah tiba di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Distribusi kendaraan tersebut dijadwalkan dimulai pada Senin melalui penyerahan secara simbolis kepada koperasi penerima.
Sebelum didistribusikan, seluruh kendaraan telah menjalani pemeriksaan menyeluruh oleh personel untuk memastikan kondisi dalam keadaan prima, lengkap, dan siap digunakan di lapangan.
Pasiter Kodim 0727 Karanganyar, Kapten Infanteri Deswanto, mengatakan kendaraan tersebut tiba sejak sehari sebelumnya pada siang hari dan langsung dilakukan pengecekan.
“Total ada 30 unit untuk 30 titik koperasi. Semua kendaraan sudah kami cek untuk memastikan dalam kondisi lengkap dan siap operasional,” ujar Deswanto, saat ditemui VIVA Jogja di Media Center, Kodim 0727 Karanganyar, Rabu (6/5/2026).
Penampakan Mobil Operasional KDMP yang siap Didistribusikan
- VIVA Jogja
Kendaraan yang didatangkan berupa mobil pick-up Mahindra Scorpio 4x4, yang merupakan produk otomotif asal India. Kendaraan ini dirancang untuk menunjang mobilitas operasional koperasi, termasuk distribusi barang di berbagai kondisi medan, khususnya wilayah pedesaan.
Deswanto menjelaskan, penyerahan kendaraan akan dilakukan secara simbolis pada hari Senin dengan melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganyar.
“Kami masih menunggu petunjuk pimpinan, namun direncanakan penyerahan dilakukan hari Senin,” katanya.
Penyerahan ini menjadi tahap awal sebelum kendaraan digunakan secara penuh oleh masing-masing koperasi desa yang telah ditetapkan.
Pengiriman kendaraan operasional ini merupakan tahap awal dari rencana distribusi yang lebih luas. Pihak terkait masih menunggu perkembangan untuk pengiriman tahap berikutnya.
“Ini baru tahap awal. Untuk pengiriman selanjutnya masih menunggu perkembangan,” tambahnya.
Secara keseluruhan, kebutuhan kendaraan operasional koperasi di Kabupaten Karanganyar diperkirakan mencapai sekitar 100 unit, sementara jumlah koperasi tercatat sebanyak 144 titik.
Dalam rencana distribusi, setiap koperasi desa akan didukung satu unit truk, satu unit pick-up, serta dua unit kendaraan roda tiga untuk menunjang aktivitas distribusi dan layanan.
“Untuk saat ini baru mobil pick-up yang datang. Kendaraan lainnya masih dalam proses pengiriman,” jelasnya.
Keberadaan kendaraan operasional ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas layanan koperasi desa, terutama dalam mempercepat distribusi barang, memperluas jangkauan pelayanan, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa.