30 Koperasi Desa Merah Putih di Karanganyar Siap Operasional, Ratusan Warga Mulai Mendaftar

146 Koperasi Desa Merah Putih Terbentuk di Karanganyar, 39 Siap Operasional
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Karanganyar mulai menunjukkan perkembangan. Hingga Mei 2026, tercatat sudah ada 146 koperasi desa yang terbentuk dan 30 unit di antaranya dinyatakan siap beroperasi.

img_title Bendungan Jlantah Resmi Beroperasi, Perkuat Pasokan Air Pertanian Karanganyar

Hal itu disampaikan Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Danang Prasetyo Kurniawan usai mengikuti peluncuran nasional KDMP bersama Presiden Prabowo Subianto melalui Zoom Meeting di Desa Pandeyan, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Rober Christanto, Wakil Bupati Adhe Eliana, dan Kapolres Arman Sahti.

img_title SILPA Rp214 Miliar Jadi Modal Baru Karanganyar, DPRD Minta Dimaksimalkan untuk Percepat Pembangunan dan Dongkrak PAD

“Untuk wilayah Karanganyar saat ini sudah terbentuk 146 KDMP. Dari jumlah itu, 30 unit sudah siap operasional,” ujar Danang. 

Meski begitu, Karanganyar belum masuk dalam peluncuran tahap pertama KDMP di wilayah Soloraya. Pada tahap awal, launching baru dilakukan di Boyolali, Klaten, dan Sukoharjo.

img_title Tekan Kebocoran PAD, DPRD Karanganyar Dorong Seluruh Pembayaran Pajak dan Retribusi Beralih ke Sistem Digital

Sementara Karanganyar dijadwalkan mengikuti tahap kedua yang diperkirakan berlangsung Agustus 2026.

Menurut Danang, proses pembentukan koperasi di Karanganyar sejauh ini berjalan lancar tanpa kendala berarti. Dukungan dari pemerintah daerah disebut ikut mempercepat pembentukan KDMP di tingkat desa.

Selain pembentukan kelembagaan, sarana operasional juga mulai disalurkan. Sebanyak 19 unit truk operasional dan 30 mobil pikap telah diterima. Sedangkan kendaraan roda tiga atau tosa masih dalam proses pengadaan.

“Truk dan pikap sudah diserahkan. Tinggal kendaraan roda tiga yang masih proses,” katanya.

Kodim bersama pemerintah daerah juga telah melakukan sosialisasi kepada kepala desa dan pengurus koperasi terkait kebutuhan operasional KDMP. Nantinya koperasi diharapkan mampu memberdayakan petani lokal untuk memenuhi kebutuhan barang dan distribusi.

Sementara itu, Kepala Desa Pandeyan, Agung Wijayanto mengatakan bangunan fisik KDMP di desanya sudah selesai dibangun dan tinggal menunggu kelengkapan fasilitas pendukung.

Beberapa perlengkapan seperti rak penyimpanan, satu unit truk, dan satu unit mobil pikap sudah diterima desa. Namun kendaraan roda dua dan roda tiga masih belum tersedia.

“Bangunan sudah selesai 100 persen. Tinggal melengkapi fasilitas lainnya,” ujarnya.

Meski pembangunan fisik rampung, pemerintah desa mengaku masih menunggu kejelasan terkait sistem permodalan dan operasional koperasi dari pemerintah pusat.

Menurut Agung, pengurus koperasi sudah terbentuk dengan tujuh anggota. Namun posisi manajer dan pegawai koperasi lainnya masih menunggu penunjukan dari Kementerian Koperasi.

Halaman Selanjutnya
img_title