Pria Asal Sragen Ditemukan Meninggal di Sungai Cemara Karanganyar

Ilustrasi
Sumber :
  • Ilustrasi/VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Penemuan sesosok mayat laki-laki menggegerkan warga Dukuh Kedungulo, Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (23/5/2026) petang.

img_title Bendungan Jlantah Resmi Beroperasi, Perkuat Pasokan Air Pertanian Karanganyar

Korban diketahui berinisial HKN (32), warga Desa Padas, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen. Tubuh korban ditemukan tersangkut di aliran Sungai Cemara sekitar pukul 17.47 WIB.

Informasi yang dihimpun di lokasi, mayat pertama kali ditemukan seorang warga yang hendak menuju area persawahan untuk mengairi lahan. Saat melintas di sekitar sungai, saksi melihat sosok tubuh manusia berada di tengah aliran air.

img_title SILPA Rp214 Miliar Jadi Modal Baru Karanganyar, DPRD Minta Dimaksimalkan untuk Percepat Pembangunan dan Dongkrak PAD

Temuan itu langsung membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi. Perangkat desa kemudian meneruskan laporan tersebut ke Polsek Gondangrejo.

Petugas kepolisian bersama tim Inafis Polres Karanganyar, tenaga medis Puskesmas Gondangrejo, relawan SAR, hingga unsur TNI langsung melakukan evakuasi dan pemeriksaan di lokasi kejadian.

img_title Tekan Kebocoran PAD, DPRD Karanganyar Dorong Seluruh Pembayaran Pajak dan Retribusi Beralih ke Sistem Digital

Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Wikan Sri Kadiyono mengatakan korban ditemukan mengenakan celana jeans hitam dan kemeja batik cokelat.

“Sejumlah barang pribadi juga ditemukan bersama korban seperti jam tangan, korek gas, obat anti nyamuk, dan gunting kecil,” ujarnya, Sabtu malam.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia setelah mengalami serangan epilepsi hingga terjatuh ke sungai.

“Keterangan keluarga menguatkan bahwa korban memiliki riwayat epilepsi sejak kecil,” katanya.

Ayah korban menyebut HKN telah meninggalkan rumah sejak dua hari sebelum ditemukan meninggal dunia. Selama ini korban juga beberapa kali pergi dari rumah dan dijemput keluarga setelah mendapat informasi dari warga.

Hingga Sabtu malam, polisi masih melakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut terkait penemuan mayat tersebut.