Polda Jateng Turun Tangan Ungkap Kasus Siswi SD Tewas di Sragen, Olah TKP Kedua Digelar

Penyelidikan Siswi SD Tewas di Sragen Berlanjut, Polda Jateng Turun Langsung
Sumber :
  • VIVA Jogja

SRAGEN, VIVA Jogja - Kasus kematian siswi SD berusia 11 tahun di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, mendapat perhatian serius aparat kepolisian. 

img_title Pelaku Curas Tewaskan BRL !nk,BbjjjjjjjjjnjqbjnkjjjjddqbqjfbTernyata Teman Ayah Tiri Korban, Polisi Tunggu Hasil Tes DNA

Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah turun membantu penyelidikan dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kedua bersama Satreskrim Polres Sragen.

Dalam perkembangan terbaru, ibu korban mengaku menemukan sejumlah kejanggalan saat pulang kerja sebelum mendapati putrinya meninggal dunia di dalam rumah.

img_title Kejar Gift TikTok dengan Konten Pocong, Tiga Pelajar Sragen Diamankan Polisi

Dalam olah TKP lanjutan yang digelar pada Sabtu (6/6/2026), penyidik menghadirkan ibu korban sebagai saksi untuk membantu proses pendalaman kasus. 

Tim gabungan menelusuri kembali sejumlah titik di lokasi kejadian serta mencocokkan keterangan saksi dengan temuan di lapangan guna memperjelas rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

img_title Ekonomi Soloraya Bergeser, Sragen dan Wonogiri Lampaui Laju Pertumbuhan Kota Solo

Keterangan ibu korban menjadi salah satu fokus pendalaman penyidik. Informasi yang disampaikan saksi menjadi bahan penyelidikan untuk menyusun kronologi kejadian serta mengungkap fakta-fakta yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Selain melakukan olah TKP lanjutan, polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan berbagai barang bukti. Penyidik turut mendalami informasi mengenai hilangnya satu unit sepeda motor milik keluarga korban yang diketahui tidak berada di rumah saat peristiwa itu terungkap.

Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Catur Agus Yudo Praseno sebelumnya menyatakan pihaknya menemukan indikasi adanya tindak kekerasan yang diduga berkaitan dengan kematian korban.

"Yang jelas, kami menemukan adanya dugaan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Namun untuk motif dan detail kejadian masih dalam proses pendalaman," ujarnya.

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan motif maupun pihak yang bertanggung jawab karena seluruh rangkaian penyelidikan masih berlangsung. Sejumlah barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian juga masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mendukung proses pengungkapan kasus.

Diketahui, korban merupakan siswi kelas 5 SD yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Dukuh Bromo Asri, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, pada Jumat (5/6/2026) sore. Saat kejadian, korban diduga berada seorang diri di rumah karena kedua orang tuanya sedang bekerja.

Halaman Selanjutnya
img_title