Suara Lawu Jadi Panggung Baru Musisi Karanganyar, BPPD Bidik Wisata Malam dan UMKM
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Karanganyar meluncurkan program Suara Lawu, panggung musik mingguan yang disiapkan sebagai ruang apresiasi bagi musisi lokal sekaligus upaya menarik kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian UMKM.
Digelar setiap malam Minggu di depan Kantor Disparpora Karanganyar, Suara Lawu hadir membawa konsep sederhana namun memiliki dampak luas.
Tak hanya menyuguhkan hiburan gratis bagi masyarakat, kegiatan ini juga membuka ruang bagi musisi lokal untuk tampil di hadapan publik serta menciptakan keramaian yang berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi di kawasan sekitar.
Sekretaris BPPD Kabupaten Karanganyar sekaligus Ketua Komunitas Senthir, Dony Sangaji, mengatakan Suara Lawu dibentuk sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem seni dan pariwisata yang saling mendukung di Karanganyar.
"Suara Lawu kami bentuk untuk memberikan ruang apresiasi bagi teman-teman musisi di Kabupaten Karanganyar. Harapannya kegiatan ini bisa menjadi wadah kreativitas sekaligus mendukung pengembangan pariwisata daerah," ujar Dony, Sabtu (7/6/2026) malam.
Didukung KOMMIK Reborn (Komunitas Musik dan Musisi Karanganyar), program ini akan digelar secara rutin setiap Sabtu malam pukul 20.00 hingga 22.00 WIB.
Menariknya, konsep pertunjukan dibuat berganti-ganti setiap pekan dengan menghadirkan genre musik yang berbeda agar masyarakat mendapatkan pengalaman yang beragam.
"Setiap minggu akan ada pergantian genre. Jadi masyarakat bisa menikmati variasi pertunjukan, tidak hanya satu jenis musik saja," katanya.
Pada edisi kali ini, panggung Suara Lawu menghadirkan penampilan Doplin Plus Band. Ke depan, berbagai grup musik lokal lainnya akan mendapat kesempatan tampil secara bergantian sebagai bagian dari upaya memperluas ruang ekspresi bagi pelaku seni di Karanganyar.
Selain menjadi panggung kreativitas, Suara Lawu juga diharapkan mampu memperkuat geliat ekonomi masyarakat. Lokasi kegiatan yang berada di jalur strategis dan dikelilingi pelaku UMKM dinilai memiliki potensi menciptakan perputaran ekonomi baru setiap akhir pekan.
"Lokasi ini mudah dijangkau masyarakat. Di sekitar area juga banyak UMKM, sehingga kami berharap kegiatan ini bisa memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal," ungkap Dony.
Seluruh pertunjukan dapat dinikmati secara gratis. Meski demikian, panitia menyediakan kotak apresiasi bagi pengunjung yang ingin memberikan dukungan sukarela kepada musisi yang tampil.