Setelah 12 Bulan Jadi Plt, Suparno Serahkan Kemudi PUDAM Tirta Lawu ke Agung Wibisono
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Selama hampir satu tahun terakhir, Suparno menjadi sosok yang memegang kendali PUDAM Tirta Lawu Karanganyar di tengah kosongnya kursi direktur utama definitif.
Lima kali menerima perpanjangan masa jabatan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama, ia mengawal perusahaan daerah itu melewati masa transisi hingga akhirnya nahkoda baru resmi dilantik.
Kini, setelah 12 bulan menjalankan tugas ganda sebagai pimpinan perusahaan, Suparno kembali ke jabatan asalnya sebagai Direktur Teknik (Dirteknik), posisi yang ditinggalkannya sejak dipercaya mengisi kekosongan pucuk pimpinan pada Juli 2025.
Momen pergantian kepemimpinan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa penugasan yang tidak mudah. Sebab selama satu tahun terakhir, PUDAM Tirta Lawu tidak hanya dituntut menjaga kualitas pelayanan air bersih kepada pelanggan, tetapi juga harus menuntaskan sejumlah pekerjaan rumah terkait jaringan distribusi yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan masyarakat.
"Sejak awal kami diberi amanah sebagai Plt, fokus utama kami adalah memastikan pelayanan tetap berjalan dan melakukan optimalisasi jaringan yang sudah direncanakan sebelumnya," kata Suparno, pada VIVA Jogja, Senin (9/6/2026) malam.
Ia mengungkapkan salah satu program yang menjadi prioritas selama masa kepemimpinannya adalah melanjutkan penggantian pipa transmisi dan distribusi yang sebelumnya telah dirintis oleh Direktur Utama terdahulu, Prihanto.
Menurut Suparno, langkah tersebut mulai membuahkan hasil. Sejumlah wilayah yang sebelumnya sering mengalami gangguan distribusi air kini berangsur normal setelah dilakukan pembenahan jaringan.
"Alhamdulillah sekitar 80 persen program pengembangan dan optimalisasi jaringan yang menjadi target sudah bisa kami selesaikan. Hasilnya sudah mulai dirasakan pelanggan di sejumlah wilayah," ujarnya.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat pekerjaan yang harus dituntaskan oleh direksi definitif agar kualitas pelayanan semakin meningkat.
"Saya berharap program-program yang belum selesai bisa diteruskan sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat," imbuhnya.
Berakhirnya masa tugas Suparno sekaligus membuka babak baru bagi PUDAM Tirta Lawu. Kursi Direktur Utama kini resmi ditempati Agung Wibisono, sosok internal yang telah mengabdikan diri di lingkungan PDAM selama hampir dua dekade.
Agung bukan wajah baru di perusahaan tersebut. Kariernya dimulai sebagai staf teknik pada 2007 sebelum dipercaya menduduki berbagai posisi penting mulai dari perencanaan hingga pengelolaan aset.