Dukungan untuk KGPH Hangabehi sebagai PB XIV Meluas ke 20 Daerah
- Ist/VIVA Jogja
SOLO, VIVA Jogja - Gelombang dukungan terhadap Sinuhun Pakubuwono XIV Karaton Surakarta Hadiningrat terus meluas di berbagai wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Hingga Juni 2026, pemasangan baliho bergambar Raja Surakarta itu dilaporkan telah menjangkau sedikitnya 20 kabupaten dan kota, dengan konsentrasi terbesar berada di Kabupaten Kudus dan Kecamatan Delanggu, Klaten.
Data yang dihimpun dari jaringan pendukung, kerabat Karaton, sentana dalem, abdi dalem, anggota Paguyuban Kawula Karaton Surakarta (PAKASA), serta komunitas budaya menunjukkan Kudus menjadi daerah dengan jumlah baliho terbanyak. Sekitar 140 titik baliho tercatat tersebar di berbagai wilayah kabupaten tersebut.
Sementara itu, Kecamatan Delanggu di Kabupaten Klaten menempati posisi berikutnya dengan sedikitnya 87 titik pemasangan. Jumlah tersebut menjadi salah satu yang tertinggi dibanding wilayah lain yang terdata hingga saat ini.
Selain Kudus dan Klaten, baliho Sinuhun Pakubuwono XIV juga dilaporkan terpasang di sejumlah daerah lain, di antaranya Ngawi, Boyolali, Kota Madiun, Grobogan, Sragen, Ponorogo, Demak, Pacitan, Nganjuk, Malang Raya, Jepara, Magelang, Trenggalek, Karanganyar, Sukoharjo, Magetan, Semarang, Tulungagung, dan Tegal.
Pegiat budaya Surakarta, R. Surojo, menilai meluasnya pemasangan baliho tersebut mencerminkan masih kuatnya hubungan emosional masyarakat dengan warisan budaya Karaton Surakarta Hadiningrat.
Menurutnya, dukungan datang dari berbagai kalangan yang selama ini memiliki kedekatan dengan tradisi dan kehidupan budaya Karaton.
"Ini murni bentuk kepedulian masyarakat. Mereka yang memasang baliho terdiri dari kerabat Karaton, sentana dalem, abdi dalem, anggota PAKASA, serta para pelaku budaya yang selama ini memiliki kedekatan dengan tradisi yang bersumber dari Karaton Surakarta," ujarnya.
Pangarsa PAKASA Kudus, Kanjeng Raden Riya Arya Panembahan Alap-alap Gilingwesi Singonegoro, mengatakan pemasangan sekitar 140 baliho di Kudus merupakan bagian dari semangat mangayubagyo atau menyambut hadirnya penerus tahta Karaton Surakarta Hadiningrat.
Menurutnya, kegiatan tersebut lahir dari inisiatif masyarakat yang ingin menunjukkan penghormatan kepada Sinuhun Pakubuwono XIV sebagai pemangku adat dan budaya Kasunanan Surakarta.
"Di Kudus saja ada sekitar 140 baliho. Pemasangan baliho tersebut merupakan bagian dari mangayubagyo, yaitu menyambut dan ikut merasakan kebahagiaan atas hadirnya penerus Raja Surakarta, Sinuhun Pakubuwono XIV," katanya.