Produsen Siap Tanggung Biaya Medis Jika Ada Korban Minyakita Bau Solar
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - PT Kusuma Mukti Remaja (KMR) menyatakan siap bertanggung jawab penuh apabila ditemukan masyarakat mengalami gangguan kesehatan akibat mengonsumsi Minyakita yang diduga berbau solar.
Komitmen tersebut disampaikan perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab atas kasus yang kini masih dalam proses investigasi.
Direktur PT Kusuma Mukti Remaja (KMR), Joko Mukti Wijaya, mengatakan hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat mengonsumsi minyak goreng tersebut.
Namun, perusahaan memastikan akan menanggung biaya pengobatan apabila nantinya terbukti ada masyarakat yang terdampak.
"Kalau ada keluhan medis dan memang berkaitan dengan produk kami, tentu akan kami tanggung jawab. Kalau sampai harus ke rumah sakit, itu menjadi tanggung jawab perusahaan," ujar Joko kepada wartawan.
Perusahaan, yang berlokasi di Jl. Raya Solo–Sragen Km 7,8, Gerdu, Jetis, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, juga memastikan hingga kini belum menerima laporan adanya korban yang harus menjalani perawatan medis akibat dugaan kontaminasi tersebut.
"Sejauh ini belum ada laporan sama sekali terkait gangguan kesehatan," katanya.
Selain menanggung kemungkinan biaya medis, PT KMR mengaku siap menanggung kerugian akibat penarikan seluruh produk yang berada dalam batch produksi yang diduga bermasalah. Menurut Joko, langkah tersebut merupakan konsekuensi yang harus diambil perusahaan demi menjaga keselamatan masyarakat.
"Kami memang mengalami kerugian, tetapi itu adalah bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat," tegasnya.
Di sisi lain, PT KMR juga telah memberikan keterangan kepada kepolisian terkait penanganan kasus tersebut. Joko mengatakan pemeriksaan yang dilakukan aparat masih sebatas pengumpulan informasi mengenai proses produksi, penanganan produk, serta langkah perusahaan dalam menarik dan mengganti minyak goreng yang diduga bermasalah.
Perusahaan menegaskan akan terus bersikap kooperatif selama proses investigasi berlangsung dan berkomitmen menyelesaikan persoalan tersebut hingga tuntas.
"Kami akan mengikuti seluruh proses yang berjalan dan memastikan tanggung jawab kepada masyarakat tetap menjadi prioritas," pungkasnya.