Lantunkan Tembang Jadul Era 70-an, OM Lorenza Ajak Penonton Nostalgia di Pijar Park Kudus

Bupati Samani dan istri tampil menghibur di panggung OM Lorenza
Sumber :
  • arif

KUDUS, VIVAJogja- Grup musik Orkes Melayu (OM) bernama Lorenza asal Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah kini tengah naik daun. Seabreg tawaran manggung dari berbagai daerah, kini menghampiri grup orkes melayu pelantun lagu-lagu jadul. 

img_title Pijar Park Kudus, Wisata Kekinian di Lereng Muria yang Punya Glamping, Pasar Tradisional hingga Eduwisata Kopi

Berkat lagu ‘Tambal Ban’ yang dinyanyikan merdu oleh Mr. Joko Lodank, grup yang berkostum era 70'an ini pun viral. Video lagu ini ditonton lebih dari 200.000 kali di YouTube sejak dirilis pada 15 Januari 2025. 

Banyak masyarakat penggemar lagu jadul yang menantikan penampilan OM Lorenza. Seperti halnya saat manggung di Wana Wisata Pijar Park Kudus pada Jumat (30/5/2025) malam. 

img_title Bacakan Pidato Kepala BPIP, Bupati Kudus Ingatkan Pancasila Bukan Sekadar Simbol

Ribuan penonton kompak berkostum era 70

Photo :
  • arif

Suasana malam yang biasanya sepi dan sahdu di wana wisata yang berada di lereng Pegunungan Muria Kudus ini, berubah meriah. Tampak ribuan penonton riang gembira dan kompak berkostum era 70'an. 

img_title Bukan Sekedar Lip Service, Kudus Terapkan Pelayanan Publik dengan Semangat Otonomi Daerah

Penampilan OM Lorenza dikerumuni penonton berkostum jadul. Seperti celana cutbray, sepatu pantofel, kemeja bermotif lawas, hingga sarung. Ada juga penonton yang memakai rambut keriting palsu, bahkan juga membawa radio, senter, hingga ban bekas.

Lagu-lagu yang dibawakan OM Lorenza juga mengalun datar tanpa hentakan ketipung khas dangdut koplo. Orkes yang sedang naik daun ini, memang banyak membawakan lagu-lagu dangdut era tahun 1970-1980'an secara orisinal.

Endhah istri Bupati Kudus ikut lantunkan tembang jadul di Pijar Park

Photo :
  • arif

 

Masyarakat pun mulai menggandrungi orkes dengan style lawasan itu, hingga membuat penggemarnya juga berdandan ala tahun 70-an. Suasana konser OM Lorensa semakin meriah, saat Bupati Kudus Samani Intakoris dan jajaran Forkompinda ikut larut berjoget dan bernyanyi di atas panggung.  

Kehadiran OM Lorenza pun sukses mengajak ribuan penonton dari brbagai kalangan, untuk bernostalgia dan larut bersama menikmati alunan musik dangdut klasik.

Lagu-lagu yang familiar di telinga pecintanya seperti singkong dan keju, terpaksa, tambal ban, judul-judulan, cinta sabun mandi, relakan aku, antara benci dan rindu, dan lainnya.

Malam itu, Bupati Samani hadir didampingi sang istri Endhah Samani. Tak ketinggalan, sejumlah anggota DPRD Kudus, pejabat Pemkab Kudus, Dandim dan Kapolres Kudus pun ikut menikmati hiburan music bergenre jadul.

Halaman Selanjutnya
img_title