Langganan Gus Miftah, Nasi Murah Rp10 Ribu di Bantul Ini Bikin Ketagihan

Dapur Mamak
Sumber :
  • VIVA Jogja/IG kuliner jogya

VIVA Jogja - Siapa sangka, di sudut sederhana kawasan Bantul tersimpan kuliner rumahan dengan cita rasa “bintang lima” yang berhasil mencuri perhatian banyak tokoh publik. Tempat makan ini bahkan disebut-sebut menjadi langganan Gus Miftah, serta pernah disambangi artis seperti Surya Saputra dan Elma Theana.

img_title Wamen PKP Dorong Penataan Kawasan Bantul Hadapi Urbanisasi, Hunian Vertikal Jadi Salah Satu Solusi

Namanya Dapur Mamaks, sebuah warung makan yang berada di kawasan Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Dari luar, tampilannya terlihat sangat sederhana, bahkan cenderung seperti warung rumahan biasa.

Namun siapa sangka, dari dapur kecilnya justru lahir berbagai hidangan yang mampu membuat siapa pun langsung jatuh hati sejak suapan pertama. Menu yang ditawarkan sebenarnya tidak neko-neko.

img_title Pemkab Bantul Resmikan Jogging Track Paseban, Targetkan Fasilitas Sehat di Tiap Kapanewon

Seporsi nasi putih hangat disajikan bersama sayur dan aneka lauk khas rumahan. Meski sederhana, justru di situlah letak keistimewaannya. Racikan bumbu yang pas menghasilkan rasa yang “nendang”, gurih, dan bikin nagih.

Dengan harga mulai dari sekitar Rp10.000 untuk nasi plus sayur, pengunjung sudah bisa menikmati hidangan yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga memanjakan lidah. Porsi yang disajikan pun dikenal “nglawuhi banget”—istilah Jawa yang menggambarkan sajian melimpah dan memuaskan.

img_title Silaturahmi Pemimpin Bantul Terdahulu Jadi Warna Hangat Hari Jadi ke-195

Pilihan lauknya beragam, mulai dari ayam, telur, hingga berbagai olahan rumahan lainnya yang selalu menggoda selera. Kombinasi ini membuat setiap kunjungan terasa berbeda, karena pengunjung bebas memilih menu sesuai keinginan.

Tak hanya melayani makan di tempat, Dapur Mamaks juga menyediakan opsi pembelian lauk untuk dibawa pulang. Hal ini menjadi solusi praktis bagi warga sekitar yang ingin menikmati masakan rumahan tanpa harus repot memasak sendiri.

Suasana warung yang hangat dan apa adanya justru menjadi daya tarik tersendiri. Tidak ada kesan mewah, namun pengunjung akan merasakan kenyamanan seperti makan di rumah sendiri. Aroma masakan yang mengepul dari dapur semakin menambah selera makan, menciptakan pengalaman kuliner yang sederhana namun berkesan.

Popularitas tempat ini pun terus meningkat. Testimoni dari tokoh publik serta rekomendasi dari mulut ke mulut membuat warung ini hampir tak pernah sepi pengunjung. Meski demikian, harga yang ditawarkan tetap bersahabat, menjadikannya favorit bagi berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa hingga keluarga.

Halaman Selanjutnya
img_title