Soto Tengah Sawah Ini Bikin Jogja Makin Syahdu, View Hijau dan Kuah Hangatnya Bikin Susah Move On
- VIVA Jogja/tiktok
VIVA Jogja - Jogja memang selalu punya cara unik membuat wisatawan jatuh cinta. Bukan cuma soal wisata alam atau tempat nongkrong estetik, kuliner dengan suasana antimainstream kini juga jadi buruan. Salah satu yang sedang ramai dibicarakan pecinta wisata kuliner adalah Soto NAKLANANG Piyungan.
Berbeda dari warung soto pada umumnya, tempat makan ini menawarkan pengalaman menikmati semangkuk soto hangat di tengah hamparan sawah hijau yang menenangkan. Suasananya begitu syahdu, cocok untuk siapa saja yang ingin kabur sejenak dari hiruk-pikuk kota.
Begitu tiba di lokasi, pengunjung langsung disambut panorama persawahan luas dengan udara segar khas pedesaan. Banyak wisatawan sengaja datang pagi atau sore hari demi menikmati suasana yang lebih adem sambil menyantap soto hangat. Tak sedikit pula yang menyebut tempat ini sebagai “healing versi murah meriah”.
Menu andalan tentu saja sotonya yang dikenal punya kuah gurih dan kaya rempah. Aroma kaldunya terasa kuat sejak pertama kali disajikan. Isiannya juga melimpah, dipadukan dengan nasi hangat dan pelengkap sederhana yang justru membuat rasanya semakin nikmat.
Sensasi makan soto di tempat ini terasa berbeda karena pengunjung bisa menikmati pemandangan sawah langsung dari area duduk. Angin sepoi-sepoi dan suasana tenang membuat pengalaman makan jadi lebih santai dan berkesan. Banyak pengunjung mengaku betah duduk lama hanya untuk menikmati atmosfer pedesaannya.
Tak heran jika tempat ini mulai viral di media sosial. Banyak konten kreator kuliner hingga wisatawan luar kota membagikan pengalaman mereka menikmati soto di tengah sawah. Beberapa bahkan menyebut spot ini sebagai salah satu hidden gem kuliner Jogja yang wajib dicoba minimal sekali saat liburan.
Selain cocok untuk sarapan atau makan siang, tempat ini juga sering dijadikan lokasi nongkrong santai bersama keluarga maupun teman. Area yang terbuka membuat suasana terasa lebih nyaman dibanding tempat makan di tengah kota yang ramai kendaraan.
Lokasinya di kawasan Piyungan juga menjadi nilai tambah tersendiri. Meski sedikit menjauh dari pusat kota Jogja, perjalanan menuju lokasi justru menawarkan pemandangan pedesaan yang menyegarkan mata. Banyak pengunjung merasa perjalanan menuju warung ini menjadi bagian dari pengalaman wisatanya.