240 Hektare Budidaya Rumput Laut Karimunjawa Mulai Digarap, KKP Siapkan Rp9 Miliar
- Vivajogja
VIVAJOGJA -JEPARA, Pemerintah Kabupaten Jepara berhasil mengamankan dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mempercepat pengembangan budidaya rumput laut di Kepulauan Karimunjawa.
Melalui program tersebut, KKP mengalokasikan bantuan senilai lebih dari Rp9 miliar untuk pengembangan kawasan budidaya seluas 240 hektare di perairan Kemojan.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Bupati Jepara Witiarso Utomo dengan Direktur Rumput Laut KKP, Nono Hartanto, di Ruang Kerja Bupati Jepara, Senin (7/7).
Direktur Rumput Laut KKP Nono Hartanto menegaskan, pemerintah pusat berkomitmen mendukung pengembangan budidaya rumput laut di Karimunjawa sebagai salah satu sentra produksi baru.
"Kita berkomitmen membantu budidaya rumput laut di Karimunjawa. Total bantuan Rp9 miliar lebih," kata Nono Hartanto.
Bupati Jepara Witiarso Utomo menjelaskan, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan saat dirinya berkantor di Karimunjawa beberapa waktu lalu. Saat itu, nelayan dan pembudidaya rumput laut mengusulkan adanya dukungan pemerintah untuk mengembangkan usaha mereka.
Menurut Witiarso, bantuan akan disalurkan dalam dua tahap. Tahap pertama dijadwalkan mulai berjalan dalam dua pekan ke depan dan ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan.
Tahap pertama meliputi pengembangan budidaya rumput laut di lahan seluas 47 hektare, terdiri atas 45 hektare lahan produksi dan 2 hektare kebun bibit. Selain itu, KKP juga memberikan bantuan berupa perahu panen, perahu perawatan, serta pendampingan teknis kepada belasan kelompok pembudidaya.
"Bantuan tahap pertama untuk budidaya rumput laut di lahan seluas 47 hektare. Rinciannya, lahan produksi rumput laut 45 hektare dan sisanya kebun bibit. Selain itu juga bantuan berupa perahu panen dan perahu perawatan," ujar Witiarso.
Tahap kedua akan mencakup pengembangan budidaya di lahan seluas 193 hektare. Bantuan yang diberikan meliputi benih rumput laut, sarana budidaya, peralatan tanam, hingga perlengkapan panen.
Dengan demikian, total kawasan budidaya yang akan dikembangkan mencapai 240 hektare. KKP juga berencana menambah bantuan berupa alat penjemur rumput laut pada tahun depan.
"Total bantuan dari KKP mencapai 240 hektare. Tahun depan juga akan dibantu alat penjemur rumput laut. Saat ini semuanya sudah siap, tinggal menunggu penandatanganan dari Balai Taman Nasional Karimunjawa," jelasnya.