240 Hektare Budidaya Rumput Laut Karimunjawa Mulai Digarap, KKP Siapkan Rp9 Miliar

Bupati Jepara Witiarso Utumo dan Nono Hartanto
Sumber :
  • Vivajogja

VIVAJOGJA -JEPARA,  Pemerintah Kabupaten Jepara berhasil mengamankan dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mempercepat pengembangan budidaya rumput laut di Kepulauan Karimunjawa.

img_title Setelah 14 Tahun Rusak, Jalan Gidanglo–Guwosobokerto Welahan Akhirnya Dibeton

Melalui program tersebut, KKP mengalokasikan bantuan senilai lebih dari Rp9 miliar untuk pengembangan kawasan budidaya seluas 240 hektare di perairan Kemojan.

‎Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Bupati Jepara Witiarso Utomo dengan Direktur Rumput Laut KKP, Nono Hartanto, di Ruang Kerja Bupati Jepara, Senin (7/7).

img_title Ratusan Santri Nailul Muna Ikuti Skrining Kesehatan dan Edukasi PHBS dari Puskesmas Welahan I

‎Direktur Rumput Laut KKP Nono Hartanto menegaskan, pemerintah pusat berkomitmen mendukung pengembangan budidaya rumput laut di Karimunjawa sebagai salah satu sentra produksi baru.

‎"Kita berkomitmen membantu budidaya rumput laut di Karimunjawa. Total bantuan Rp9 miliar lebih," kata Nono Hartanto.

img_title BAZNAS dan Rutan Jepara Jajaki Kolaborasi Berdayakan Mantan Narapidana

‎Bupati Jepara Witiarso Utomo menjelaskan, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan saat dirinya berkantor di Karimunjawa beberapa waktu lalu. Saat itu, nelayan dan pembudidaya rumput laut mengusulkan adanya dukungan pemerintah untuk mengembangkan usaha mereka.

‎Menurut Witiarso, bantuan akan disalurkan dalam dua tahap. Tahap pertama dijadwalkan mulai berjalan dalam dua pekan ke depan dan ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan.

‎Tahap pertama meliputi pengembangan budidaya rumput laut di lahan seluas 47 hektare, terdiri atas 45 hektare lahan produksi dan 2 hektare kebun bibit. Selain itu, KKP juga memberikan bantuan berupa perahu panen, perahu perawatan, serta pendampingan teknis kepada belasan kelompok pembudidaya.

‎"Bantuan tahap pertama untuk budidaya rumput laut di lahan seluas 47 hektare. Rinciannya, lahan produksi rumput laut 45 hektare dan sisanya kebun bibit. Selain itu juga bantuan berupa perahu panen dan perahu perawatan," ujar Witiarso.

‎Tahap kedua akan mencakup pengembangan budidaya di lahan seluas 193 hektare. Bantuan yang diberikan meliputi benih rumput laut, sarana budidaya, peralatan tanam, hingga perlengkapan panen.

‎Dengan demikian, total kawasan budidaya yang akan dikembangkan mencapai 240 hektare. KKP juga berencana menambah bantuan berupa alat penjemur rumput laut pada tahun depan.

‎"Total bantuan dari KKP mencapai 240 hektare. Tahun depan juga akan dibantu alat penjemur rumput laut. Saat ini semuanya sudah siap, tinggal menunggu penandatanganan dari Balai Taman Nasional Karimunjawa," jelasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title