Truk Tambang Rusak Jalan, Mas Wiwit Siapkan Betonisasi dan Penataan Jalur Angkut ‎

Puluhan Truk Tambang Melintas Setiap Hari Dijalur Pancur
Sumber :
  • Vivajogja

VIVAJogja –‎ JEPARA, Pemerintah Kabupaten Jepara mulai mengambil langkah tegas menyikapi keluhan masyarakat terkait aktivitas angkutan material tambang yang dinilai merusak jalan dan mengganggu keselamatan pengguna jalan.

img_title Ubah Citra Hotel Lewat Aksi Sosial, Two Rich Hotel by Kiyana Gelar Donor Darah Perdana di Bandengan

Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama jajaran perangkat daerah meninjau sejumlah lokasi tambang di Desa Pancur, Kecamatan Mayong, Senin kemarin (7/7).

Peninjauan dilakukan menyusul banyaknya laporan warga mengenai tingginya intensitas truk pengangkut material yang melintasi jalan kabupaten.

img_title Polres Jepara Bongkar 20 Kasus Narkoba, Sita 177,5 Gram Sabu dan 10 Pil Ekstasi

‎Di Desa Pancur, jalur utama setiap hari dipadati truk pengangkut material tambang. Selain menimbulkan debu dan polusi, kendaraan bertonase besar itu juga diduga menjadi penyebab kerusakan jalan.

Kondisi tersebut semakin membahayakan karena pada pagi hari jalan yang sama digunakan oleh pekerja pabrik, pelajar, dan masyarakat umum.

img_title Pantang Menyerah, Daffa Pelukis Muda Difabel Asal Jepara Siap Harumkan Nama Daerah Lewat Lomba Polri

‎Menindaklanjuti kondisi tersebut, Mas Wiwit meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyiapkan penanganan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun depan. Ruas-ruas yang selama ini menjadi jalur angkutan tambang akan diprioritaskan untuk ditingkatkan, dengan opsi betonisasi agar lebih mampu menahan beban kendaraan berat.

‎"Kita akan evaluasi tambangnya. Kita juga susun transportasinya supaya tidak melebihi tonase. Kelas jalan kabupaten kita adalah kelas III dengan kapasitas maksimal 8 ton. Tadi kita lihat tonasenya hampir semuanya melebihi batas," ujar Wiwit kepada VIVAJogja.

‎Selain memperkuat konstruksi jalan, Pemkab Jepara juga akan menata jalur distribusi angkutan material agar tidak lagi melintasi ruas yang baru diperbaiki.

‎Saat ini, ruas jalan di Desa Pancur sedang menjalani perbaikan melalui pekerjaan overlay aspal. Karena itu, pemerintah akan mencari jalur alternatif bagi truk tambang agar jalan yang telah diperbaiki tidak kembali cepat rusak.

‎"Sehingga kita akan carikan rute lain supaya jalan yang sudah kita overlay tidak cepat rusak," imbuhnya.

‎Di sisi lain, Pemkab Jepara akan melakukan inventarisasi terhadap seluruh aktivitas pertambangan untuk memastikan kesesuaian izin dan tata ruang.

Tambang yang belum memiliki legalitas akan diarahkan mengurus perizinan sesuai ketentuan. Namun, apabila lokasi tambang tidak sesuai dengan rencana tata ruang wilayah, aktivitasnya akan dihentikan.

Halaman Selanjutnya
img_title