UGM Berduka, Prof. Siti Chamamah Soeratno, Pakar Filologi dan Sastra, Tutup Usia

Penghormatan terakhir pada almarhum Prof Dr Hj Siti Chamamah Soeratno di Balairung UGM
Sumber :
  • Dok Humas UGM

SLEMAN,  VIVA Jogja - Dunia akademik Indonesia kembali kehilangan sosok penting. Universitas Gadjah Mada (UGM), khususnya Fakultas Ilmu Budaya, berduka atas wafatnya Prof. Dr. Hj. Siti Chamamah Soeratno, guru besar sekaligus pakar filologi dan ilmu sastra yang meninggal dunia pada Selasa (07/07/2026) pukul 20.13 WIB di Rumah Sakit Akademik UGM. Almarhumah berpulang pada usia 85 tahun, meninggalkan suami dan dua orang anak. Jenazah dimakamkan di TPU Karangkajen, Mergangsan, Rabu (08/07/2026), setelah sebelumnya dilakukan upacara penghormatan terakhir di Balairung UGM.

img_title UGM dan BRIN Dorong Pemanfaatan Tempe dan Pisang Lokal untuk Cegah Stunting Berbasis Komunitas

Dekan Fakultas Ilmu Budaya UGM, Prof Dr Setiadi menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas kepergian mantan Dekan Fakultas Sastra UGM periode 1997–2000 tersebut. Menurutnya, Prof. Siti Chamamah adalah sosok yang meletakkan fondasi akademik dan budaya keilmuan yang kuat di fakultas. “Beliau telah menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan keilmuan yang masih kita rasakan hingga hari ini. Jejaknya akan terus kita rawat,” ujarnya dalam upacara penghormatan. Setiadi menambahkan bahwa almarhumah dikenal sebagai guru yang berwibawa, rendah hati, dan dekat dengan mahasiswa maupun kolega. Keteladanan yang ditunjukkan tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, menjadi warisan berharga bagi sivitas akademika.

Rektor UGM, Prof Dr Ova Emilia, turut menyampaikan duka cita. Ia menilai kepergian Prof. Siti Chamamah adalah kehilangan besar bagi UGM dan dunia ilmu pengetahuan. “Beliau dikenal sebagai cendekiawan di bidang filologi dan sastra, sekaligus tokoh aktivis yang pernah menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah periode 2000–2010,” ungkap Ova. Dedikasi almarhumah selama lebih dari empat dekade sebagai pendidik telah melahirkan banyak karya dan generasi akademisi yang berintegritas. Ova berharap amal ibadah dan pengabdian almarhumah diterima sebagai amal jariah, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

img_title Lolos UGM Lewat Jalur Bibit Unggul, Putri Kembar Anak Buruh Serabutan Buktikan Pendidikan Mampu Ubah Masa Depan Desa

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh keluarga. Putri almarhumah, dr. Nurul Chusna, M.P.H., mengungkapkan bahwa ibunya memiliki kecintaan yang besar terhadap UGM hingga akhir hayat. “Bahkan ketika kondisi kesehatan menurun, beliau masih sering menceritakan UGM dan Fakultas Ilmu Budaya. Itu bukti betapa besar cinta beliau kepada almamater,” kenangnya. Nurul juga memohon maaf atas segala kekhilafan ibundanya semasa hidup dan berharap ilmu serta pengabdian yang diwariskan dapat menjadi amal jariah. Ia menambahkan bahwa jika masih ada amanah atau janji yang belum tertunaikan, keluarga siap menunaikannya agar jalan almarhumah menuju surga dimudahkan.

Halaman Selanjutnya
img_title