Urun Rembug Kulonprogo: Menyatukan Aspirasi Kalurahan dari Akar Rumput

Urun Rembug, Kabupaten Kulonprogo menjadi wadah penting bagi lurah dan Bamuskal
Sumber :
  • Dok Pemkab Kulonprogo

KULONPROGO, VIVA Jogja - Membangun pemerintahan yang partisipatif melalui agenda Urun Rembug, Kabupaten Kulonprogo menggelar forum ini menjadi wadah penting bagi lurah dan Badan Musyawarah Kalurahan (Bamuskal) untuk menyampaikan aspirasi, usulan, serta permasalahan langsung kepada Pemerintah Kabupaten Kulonprogo. Dengan pendekatan yang menyentuh hingga akar rumput, kegiatan ini terbukti bermanfaat bagi kalurahan karena membuka ruang komunikasi dua arah antara pemerintah daerah dan masyarakat.

img_title Sultan HB X Dorong Sinergi Pembangunan Strategis di Kulonprogo

Pemkab Kulonprogo menggelar urun rembug serentak di tiga lokasi, pada Sabtu  (11/07/2026) yakni Kapanewon Temon, Kapanewon Wates, dan Kapanewon Panjatan. Setiap lokasi dipimpin oleh pejabat berbeda sesuai bidangnya, dengan dukungan tim pendamping dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Agenda ini direncanakan berlanjut ke kapanewon lain agar seluruh wilayah dapat terakomodasi.

Di Kapanewon Panjatan, Sekretaris Daerah Kulonprogo, Triyono, S.IP., M.Si., memimpin langsung jalannya forum. Ia menegaskan bahwa metode kali ini berbeda dengan periode sebelumnya. Jika dulu hanya dipimpin satu tim kabupaten, kini dibagi menjadi tiga tim agar target menyisir 12 kapanewon bisa selesai dalam empat kali pelaksanaan. Menurut Triyono, forum ini sangat positif karena mampu menjaring kembali usulan-usulan dari pemerintah kalurahan yang mungkin sempat tertunda. Meski begitu, ia menekankan bahwa setiap usulan tetap akan diprioritaskan sesuai kebutuhan mendesak.

img_title Sinergi Lintas Sektor Hadapi Ancaman Karhutla di Kulonprogo

Dalam pelaksanaan di Panjatan, perwakilan dari 11 kalurahan hadir menyampaikan aspirasi. Sekda Kulonprogo menginstruksikan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (PMKal) untuk mencatat dan memetakan setiap aspirasi agar dapat diteruskan ke OPD terkait. Jika membutuhkan dukungan anggaran, hal itu akan dikonsultasikan lebih lanjut dengan Bappeda. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menindaklanjuti masukan masyarakat.

Sementara itu, di Kapanewon Wates, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kulonprogo, Agung Kurniawan, SIP., M.Si., mewakili Wakil Bupati menekankan pentingnya kehadiran pemerintah kabupaten di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari Forkopimkap, pemerintah kalurahan, hingga lembaga kemasyarakatan untuk terus meningkatkan kekompakan dan kolaborasi. Agung juga memberikan apresiasi atas inisiatif Panewu Wates bersama lurah yang merintis berdirinya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Kehadiran koperasi ini diharapkan mampu menjawab tantangan penurunan pendapatan daerah dengan dukungan pendampingan intensif dari instansi terkait.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Semangat Baru Peserta Didik MTsN 1 Kulonprogo: Nilai Kehidupan dari Upacara Bendera