TMMD Sengkuyung Tahap III di Kulonprogo: Satukan Langkah Bangun Negeri dari Desa Kalirejo

Pemerintah Kulonprogo bersama Kodim 0731/Kulonprogo resmi memulai program TNI Manunggal Membangun Desa
Sumber :
  • Dok Pemkab Kulonprogo

KULONPROGO, VIVA Jogja -  Pemerintah Kabupaten Kulonprogo bersama Kodim 0731/Kulonprogo resmi memulai program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026. Upacara pembukaan yang digelar di Pedukuhan Plampang I, Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap, menjadi penanda dimulainya program pembangunan terpadu yang berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.

img_title Kulonprogo Sambut Kunjungan Kaji Tiru Pemkab Barito Utara, Sinergi Jadi Kunci Inovasi Pemerintahan

Program TMMD kali ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, yang menekankan pentingnya kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa. Koordinator lapangan sekaligus Pasiter Kodim 0731/Kulonprogo, Lettu Inf Adi Mardiyanto, menjelaskan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap III dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Komandan Korem 072/PMK Nomor ST/626/2026. Program ini menyasar dua sektor utama, yakni pembangunan fisik dan non-fisik.

Untuk pembangunan fisik, fokus utama diarahkan pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 668 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 0,12 meter. Selain itu, dilakukan pembenahan Masjid Al Huda berupa plester dinding dan pengecatan agar lebih layak digunakan masyarakat. Sementara itu, pada sektor non-fisik, TMMD menghadirkan berbagai kegiatan penyuluhan kepada warga, mulai dari wawasan kebangsaan, penanggulangan bencana, pencegahan narkoba, pembinaan kamtibmas, hingga edukasi penanganan stunting dan penyakit menular seperti TBC.

img_title Kulonprogo Siapkan 38 Pramuka Penggalang untuk Jamnas XII di Cibubur

Program ini didukung oleh anggaran sebesar Rp257.500.000, yang berasal dari APBD Provinsi DIY sebesar Rp75.000.000 dan APBD Kabupaten Kulonprogo sebesar Rp182.500.000. Untuk mencapai target pembangunan, sebanyak 70 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari 30 personel TNI dan Polri, 10 relawan, serta 30 orang dari unsur masyarakat dan aparat pemerintah setempat.

Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko, S.E., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kodim 0731/Kulonprogo, Pemerintah Kalurahan Kalirejo, LPMKal, serta masyarakat yang telah bergotong royong mempersiapkan kegiatan ini. Dalam amanatnya, Ambar menekankan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan infrastruktur, melainkan wadah untuk merawat nilai-nilai luhur bangsa. “TMMD merupakan program strategis yang terbukti mampu memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan, khususnya di pedesaan. Program ini bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan menumbuhkan kembali budaya gotong royong,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Reforma Agraria Kulonprogo Fokus Konsolidasi Lahan di Jangkaran dan Ngestiharjo