IJD Karimunjawa 2026 Digelontor Rp55 Miliar, Pemkab Jepara Kawal Pembangunan Jalan

Jalan Karimunjawa (foto: dok, camat Karimunjawa
Sumber :
  • VIVAJogja

VIVAJogjaJEPARA, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara memastikan pembangunan infrastruktur di Karimunjawa menjadi salah satu prioritas pada 2026. Melalui Program Inpres Jalan Daerah (IJD), pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sekitar Rp55 miliar untuk memperbaiki akses jalan di kawasan wisata tersebut.

img_title Ratusan Motor Jadul Jajal Jalan Mulus Jepara, Bupati Ikut Bernostalgia ke Era 70 an

Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan, alokasi anggaran tersebut terus dikawal agar pelaksanaannya berjalan sesuai rencana. Menurutnya, pembangunan jalan merupakan fondasi penting untuk memperkuat sektor pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat Karimunjawa.

"Kami sedang mengawal pelaksanaan IJD. Program ini memang sudah menjadi prioritas sejak awal," ujar Witiarso, Rabu (15/7/2026).

img_title Tukang Mebel Makin Sulit Dicari, Jepara Mulai Moving to CNC Technology

Ia menambahkan, Pemkab Jepara juga mengusulkan agar Karimunjawa kembali memperoleh Program Inpres Jalan Daerah pada 2027. Langkah itu dilakukan untuk menuntaskan ruas-ruas jalan yang belum tertangani pada tahun sebelumnya.

Menurut Witiarso, kondisi jalan yang baik akan meningkatkan kenyamanan wisatawan, memperlancar distribusi logistik, serta mempermudah mobilitas masyarakat di kepulauan.

img_title Gagal Rampas Kalung, Jambret Kabur di Kriyan Jepara

"Kalau jalannya mulus semua akan bagus. Bus bisa beroperasi dengan baik, bandara juga berjalan. Karimunjawa akan semakin berkembang dan mendatangkan lebih banyak wisatawan," katanya.

Selain pembangunan jalan, Pemkab Jepara juga memacu peningkatan konektivitas menuju Karimunjawa melalui transportasi laut dan udara. Pemerintah menargetkan satu armada kapal penyeberangan baru mulai beroperasi pada Agustus 2026, disusul dua armada tambahan pada 2027.

Menurutnya, bertambahnya jumlah operator penyeberangan akan menciptakan persaingan yang sehat sehingga kualitas layanan kepada masyarakat dan wisatawan semakin meningkat.

"Kalau ada saingan, pelayanan akan lebih maksimal, lebih terbuka, dan tidak dimainkan biro," tegasnya.

Tak hanya fokus pada infrastruktur dan transportasi, Pemkab Jepara juga menyiapkan sejumlah amenitas baru untuk memperkuat daya tarik wisata Karimunjawa. Pemerintah berharap kombinasi pembangunan jalan, peningkatan akses transportasi, dan penambahan fasilitas wisata mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

"Dalam waktu dekat juga akan ada tambahan amenitas wisata. Semoga menjadi ikon baru yang semakin mengangkat nama Karimunjawa dan Jepara," pungkasnya.