Ketua DPRD DIY Alihkan Anggaran Dinas Luar Negeri untuk Intensifkan Sambung Rasa dengan Warga

Ketua DPRD DIY, Nuryadi, saat menjalankan program Sambung Rasa bersama masyarakat
Sumber :
  • Istimewa

KULONPROGO, VIVA Jogja - Ketua DPRD DIY, Nuryadi, mengambil langkah berbeda dalam penggunaan anggaran perjalanan dinas luar negeri. Alih-alih menggunakan dana tersebut untuk kunjungan ke luar negeri, ia mengalihkannya menjadi program Sambung Rasa bersama masyarakat di berbagai wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kebijakan ini disebut sebagai bentuk tanggung jawab moral agar anggaran publik lebih banyak memberikan manfaat langsung kepada warga.

img_title Anggaran Sampah Jepara Rp1,67 Miliar, Komisi D DPRD Dorong Penguatan Sistem dari Hulu

Dalam acara Sambung Rasa di Balai Kalurahan Kulwaru, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulonprogo, Nuryadi menegaskan bahwa dirinya meminta Sekretariat DPRD dan pihak eksekutif untuk menggeser anggaran perjalanan luar negeri menjadi forum tatap muka dengan masyarakat. “Tanggung jawab moral saya, bagaimana anggaran yang seharusnya secara resmi diperuntukkan untuk luar negeri, akhir-akhir ini saya tidak gunakan. Saya minta teman-teman Sekwan dan eksekutif menggeser menjadi ketemu dengan warga. Di sini semuanya jadinya sambung rasa,” ujar Nuryadi yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan DIY.

Menurutnya, kegiatan Sambung Rasa menjadi ruang komunikasi dua arah antara DPRD dan masyarakat. Forum ini memungkinkan warga menyampaikan aspirasi secara langsung, meski tidak semua persoalan yang diutarakan menjadi kewenangan pemerintah provinsi. “Dengan anggaran itu saya bisa ketemu dengan masyarakat. Kami banyak diberi aspirasi. Walaupun aspirasinya belum tentu kewenangan provinsi, tetapi bagaimanapun akan kami komunikasikan,” jelasnya.

img_title Komisi D DPRD DIY Kawal Program Sekolah Rakyat di Kulonprogo

Nuryadi menambahkan bahwa sebagai Ketua DPRD sekaligus kader partai, ia merasa memiliki tanggung jawab menjaga komunikasi dengan masyarakat di luar momentum politik. Ia menekankan pentingnya tatap muka dan diskusi sebagai sarana membangun kedekatan dengan warga. “Kalau lima tahun sekali kita minta bantuan teman-teman di manapun, saya juga datang. Paling tidak tatap muka dan diskusi itu pasti bermanfaat nantinya untuk kita semua,” katanya.

Dengan pengalihan anggaran tersebut, kegiatan Sambung Rasa dapat berlangsung lebih intensif. Nuryadi menyebut dalam satu bulan dirinya rata-rata menggelar 14 kali pertemuan dengan masyarakat di berbagai kabupaten dan kota se-DIY. “Kalau tidak salah hitung, 14 kali Sambung Rasa setiap bulannya,” ungkapnya.

img_title Eko Suwanto Dorong Pemda DIY Wujudkan Sungai Aman Bencana dan Antisipasi Dampak Kemarau

Kebijakan ini mulai diikuti oleh pimpinan DPRD lainnya. Nuryadi berharap anggota DPRD lain juga melakukan hal serupa agar manfaat anggaran lebih dirasakan masyarakat. “Jika nanti teman-teman yang lainnya juga sepakat untuk tidak usah ke luar negeri semua, ya alhamdulillah,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title