Walikota Yogya Hasto Wardoyo Raih Penghargaan Kepala Daerah Peduli Sampah di JBBA 2026

Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo terima penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business Awards
Sumber :
  • Dok Humass Pemkot Yogya

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, kembali menorehkan prestasi dengan menerima penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026 yang digelar Harian Jogja di Royal Ambarrukmo Hotel. Dalam acara tersebut, Hasto dinobatkan sebagai Kepala Daerah Peduli Penanganan Sampah, sebuah apresiasi atas kepemimpinan progresif yang dinilai mampu menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan perkotaan.

img_title Pemkot Yogya Larang Bakar Sampah Saat Kemarau, Antisipasi Kebakaran Lahan

Penghargaan diserahkan langsung oleh Presiden Direktur Harian Jogja, Arif Budi Susilo, yang menegaskan bahwa penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan komitmen dan konsistensi kepala daerah dalam menangani krisis lingkungan. Menurutnya, kepemimpinan Hasto tidak hanya fokus pada sampah domestik, tetapi juga menghadirkan terobosan baru dalam menciptakan ruang kota yang lebih nyaman dan estetis. “Kebijakan beliau terbukti melampaui batas definisi pengelolaan limbah standar. Tidak hanya agresif membenahi sampah domestik di tingkat tapak, tetapi juga melakukan terobosan dalam membersihkan ‘sampah visual’ kota dengan merapikan kabel-kabel udara yang bergelantungan tak beraturan demi mengembalikan marwah estetika koridor budaya Jogja,” ujarnya.

Arif menilai pendekatan Pemerintah Kota Yogyakarta menunjukkan bahwa persoalan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan kebersihan, tetapi juga menyangkut kualitas ruang publik, kenyamanan masyarakat, hingga daya saing kota sebagai destinasi wisata dan pusat kebudayaan.

img_title Inovasi Anak Panti Muhammadiyah, Madu Surya Asy-Sifa Jadi Bukti Kemandirian di Tengah Kota

Usai menerima penghargaan, Hasto Wardoyo menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Harian Jogja. Ia menekankan bahwa penghargaan ini bukan hanya untuk dirinya, melainkan untuk seluruh warga Kota Yogyakarta yang telah ikut menjaga lingkungan. “Penghargaan ini kami syukuri sebagai bentuk apresiasi atas kerja bersama seluruh elemen masyarakat. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kebijakan yang lebih baik demi kota yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan,” katanya.

Hasto menjelaskan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi Kota Yogyakarta saat ini adalah pengelolaan ruang hidup di tengah tingginya aktivitas ekonomi, pariwisata, dan kepadatan penduduk. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya volume sampah domestik, keterbatasan lahan, hingga kebutuhan menjaga estetika kota. Karena itu, Pemkot Yogyakarta terus mengubah paradigma pengelolaan sampah dari pola lama “kumpul, angkut, buang” menjadi sistem pengelolaan yang dimulai dari sumbernya.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Gerakan Pilah Sampah Umbulharjo Jadi Inspirasi Pengelolaan Lingkungan