Riset ITB Ungkap Tantangan Transformasi Pasar Rakyat, Agus S. Ekomadyo Dorong Digitalisasi Berbasis Kebutuhan Pedagang

Agus S Ekomadyo berbincang dengan Menkeu RI Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • Dok Pribadi

YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Kehadiran Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa dalam kegiatan Pasar Rakyat UMi 2026 di Yogyakarta menjadi momentum penting untuk membahas masa depan pasar rakyat sebagai salah satu penggerak utama ekonomi nasional. Pertemuan tersebut tidak hanya mempertemukan pemerintah dengan pelaku usaha mikro dan ultra mikro, tetapi juga menghadirkan kajian akademisi yang menawarkan hasil riset sebagai dasar penyusunan kebijakan pengembangan pasar rakyat di Indonesia.

img_title Gemati Pasar Dorong Transaksi Digital di HUT ke-270 Kota Yogyakarta

Di tengah upaya memperkuat sektor usaha mikro, forum tersebut menegaskan bahwa transformasi pasar rakyat tidak cukup dilakukan melalui pembangunan infrastruktur semata. Perbaikan tata kelola, penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pemanfaatan teknologi digital dinilai menjadi prasyarat agar pasar tradisional tetap mampu bersaing di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat dan pesatnya pertumbuhan perdagangan berbasis digital.

Pandangan tersebut disampaikan Peneliti Program Inovasi Unggul Berdampak Institut Teknologi Bandung (ITB), Agus S Ekomadyo, Jumat (17/07/2026). Menurutnya, riset yang dilakukan ITB tidak berhenti pada aspek akademik, tetapi diarahkan untuk menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan secara langsung oleh masyarakat, khususnya pedagang pasar dan pelaku usaha mikro.

img_title Semarak HUT RI di Pasar Godean, Momentum Kebangkitan Pasar Rakyat Sleman

"Program ini lahir dari survei pasar di Yogyakarta. Kami ingin memastikan inovasi yang dikembangkan tidak hanya menjadi laporan penelitian, tetapi benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi pedagang dan pengelola pasar. Teknologi harus memberikan manfaat langsung bagi ekonomi rakyat," ujar Agus.

Ia menjelaskan bahwa pasar rakyat hingga kini masih menjadi salah satu pilar utama ekonomi nasional. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkontribusi sekitar 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia serta menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional. Sebagian besar pelaku UMKM tersebut menggantungkan aktivitas usahanya pada ekosistem pasar rakyat yang tersebar di berbagai daerah.

img_title Ekspansi Sekolah Rakyat Dinilai Belum Sentuh Akar Ketimpangan Pendidikan

Sementara itu, data Kementerian Perdagangan menunjukkan Indonesia memiliki lebih dari 15 ribu pasar rakyat yang menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok sekaligus ruang perputaran ekonomi masyarakat. Karena itu, menurut Agus, keberhasilan membangun pasar rakyat akan memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Halaman Selanjutnya
img_title