Remaja Yogya Didorong Jadi Agen Perubahan Lewat Kampanye Buah Nusantara

Pemkot Yogya gencarkan kampanye keamanan pangan buah nusantara
Sumber :
  • Dok Humas Pemkot Yogya

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya konsumsi buah. Melalui Dinas Pertanian dan Pangan, kampanye keamanan pangan buah nusantara digelar di sejumlah sekolah menengah pertama, salah satunya di SMP Negeri 9 Yogyakarta. Program ini tidak hanya bertujuan agar remaja gemar makan buah, tetapi juga mampu memilih buah yang aman dan sehat serta menjadi agen perubahan di lingkungannya.

img_title 25 Rektor PTN-BH Dorong Transformasi Kampus Aman, Inklusif, dan Antikekerasan

Kepala Bidang Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Ashardini Eka Setianingsih, menyampaikan bahwa data nasional menunjukkan sekitar 96 persen remaja di Indonesia masih kurang mengonsumsi buah dan sayur. Kondisi ini dinilai mengkhawatirkan karena buah memiliki kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan yang sangat penting bagi tumbuh kembang remaja. “Melalui kampanye ini kami ingin anak-anak suka makan buah. Tidak harus buah mahal, karena negeri kita kaya akan buah tropis lokal yang bergizi. Harapannya mereka juga pintar memilih buah yang aman dan sehat,” ujarnya di sela kegiatan kampanye, Rabu (22/07/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Pertanian dan Pangan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga serta Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) DIY. Narasumber dari BRMP memberikan edukasi tentang kandungan gizi buah, manfaat kesehatan, hingga cara memilih buah yang aman. Para siswa juga mendapat kesempatan mencoba berbagai buah lokal seperti pisang, jeruk, salak, dan apel. Edukasi praktis diberikan agar mereka mampu mengenali buah yang layak konsumsi, misalnya dengan memperhatikan tekstur, warna, aroma, dan kondisi kulit buah.

img_title Lomba Masak Warnai Hari Anak Nasional, Media dan Pemerintah Perkuat Sinergi

Ashardini menekankan bahwa pemilihan sasaran remaja usia sekolah sangat strategis. Mereka adalah calon generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Dengan pengetahuan yang tepat, diharapkan para pelajar dapat membentuk kebiasaan sehat sejak dini. “Kami harapkan anak-anak ini menjadi agen perubahan. Setelah mengikuti kegiatan, mereka bisa mengajak teman, keluarga, dan orang-orang di sekitarnya untuk rutin makan buah setiap hari,” tambahnya.

Selain edukasi langsung, kampanye ini juga dikemas dengan cara interaktif. Para siswa diajak mengikuti kuis seputar buah-buahan, sehingga suasana belajar terasa menyenangkan. Narasumber BRMP DIY, Nurdeana Cahyaningrum, menjelaskan bahwa memilih buah yang aman tidak hanya soal penampilan fisik, tetapi juga cara penyimpanan dan kebersihan tempat pembelian. “Beli di tempat yang bersih, buah sebaiknya diwrap plastik agar tidak terkena mikroorganisme. Saat menyimpan, pisang jangan dicampur dengan buah lain karena bisa mempercepat proses pematangan dan membuat buah lain cepat busuk,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Ketua Komjak RI Sebut Indonesia Tak Kekurangan Pengkritik, yang Kurang Pembawa Solusi