Sinergi DPRD DIY dan Warga Sawahan II Dorong Pembangunan Talud dan Pelebaran Jalan di Gunungkidul
- Istimewa
GUNUNGKIDUL, VIVA Jogja - Ketua DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Nuryadi melakukan kunjungan kerja ke Padukuhan Sawahan II, Kalurahan Bleberan, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, Jumat (24/07/2026) lalu. Kunjungan tersebut bertujuan meninjau hasil pembangunan talud jalan yang telah selesai dikerjakan melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DIY. Kehadiran Nuryadi sekaligus menjadi momentum untuk berdialog dengan warga mengenai kebutuhan pembangunan lanjutan, khususnya pelebaran jalan yang menjadi aspirasi masyarakat setempat.
Kepala Dukuh Sawahan II, Sumarno, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan DPRD DIY melalui perjuangan anggaran yang dilakukan Nuryadi. Ia menegaskan bahwa pembangunan talud tidak hanya berfungsi sebagai pengaman tebing dari potensi longsor, tetapi juga mendorong semangat gotong royong warga untuk memperluas akses jalan. Menurutnya, pelebaran jalan dari tiga meter menjadi lima meter telah memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat. Jalan yang sebelumnya sempit kini sudah tersambung hingga RT 40 dan RT 41, sehingga memperlancar aktivitas warga. Sumarno berharap pembangunan dapat terus berlanjut pada tahun mendatang agar aksesibilitas semakin baik.
Dalam kesempatan itu, Nuryadi menekankan bahwa pembangunan yang dilakukan bukanlah bantuan pribadi, melainkan hasil perjuangan anggaran yang berasal dari uang rakyat. Ia menegaskan bahwa tugas DPRD adalah memastikan anggaran kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan yang nyata dan bermanfaat. “Perlu saya luruskan, ini bukan uang saya, tetapi uang rakyat yang dititipkan kepada kami. Tugas kami memperjuangkan agar anggaran benar-benar kembali kepada masyarakat,” ujar Nuryadi di hadapan warga.
Nuryadi juga mengapresiasi inisiatif warga yang memanfaatkan pembangunan talud sebagai momentum untuk memperluas jalan. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan kreativitas dan kepedulian masyarakat dalam memanfaatkan pembangunan yang ada untuk kepentingan bersama. Ia menilai pelebaran jalan akan mendukung konektivitas antarwilayah sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi lokal. “Talud ini menjaga badan jalan agar aman dari longsor. Saya mengapresiasi ide warga yang memanfaatkan kesempatan ini untuk melebarkan jalan. Ini langkah baik untuk mendukung kemajuan wilayah,” tambahnya.
Meski demikian, Nuryadi tidak menutup mata terhadap tantangan keuangan pemerintah daerah. Ia mengakui bahwa kondisi fiskal saat ini tidak sekuat beberapa tahun sebelumnya, sehingga berbagai program pembangunan harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran. Namun, DPRD tetap berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui mekanisme penganggaran yang berlaku. Ia meminta pemerintah padukuhan dan kalurahan segera menyusun usulan pembangunan lanjutan secara resmi melalui musyawarah warga, agar dapat diperjuangkan dalam pembahasan anggaran berikutnya. “Silakan disiapkan proposalnya, dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan warga, kemudian diketahui lurah dan panewu. Setelah itu sampaikan kepada kami,” tegasnya.