Baguna PDI Perjuangan Kota Yogyakarta Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana di Sungai Gajahwong

Pelantikan Badan Penanggulangan Bencana sekaligus simulasi penyelamatan korban kecelakaan sungai di Taman Legawong, Kecamatan Umbulharjo,
Sumber :
  • Istimewa

YOGYAKARTA, VIVA Jogja -  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menggelar pelantikan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) sekaligus simulasi penyelamatan korban kecelakaan sungai di Taman Legawong, Kecamatan Umbulharjo, Yogyakarta. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari komitmen partai berlambang moncong putih untuk mewujudkan masyarakat yang tangguh menghadapi bencana. Momentum tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan peristiwa Kudatuli 1996, yang bagi PDI Perjuangan menjadi pengingat penting tentang perjuangan dan konsistensi dalam membela rakyat.

img_title 30 Tahun, Mengapa Generasi Muda Harus Belajar dari Peristiwa Kudatuli?

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menegaskan bahwa Baguna merupakan garda terlatih yang siap turun langsung dalam misi kemanusiaan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan kuat tentang kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman bencana, khususnya di wilayah perkotaan yang memiliki risiko tinggi terhadap banjir dan kecelakaan sungai. “PDI Perjuangan memiliki tenaga terlatih, Baguna. Di kesempatan peringatan Kudatuli 1996 ini, kita gelar simulasi kecelakaan sungai oleh Baguna Kota Yogyakarta yang melibatkan seluruh pengurus dan anggota. Sekaligus kita ingatkan masyarakat agar siap siaga dan tangguh bencana. Pada kesempatan ini saya juga melantik Mas Andung dan jajaran menjadi Baguna PDI Perjuangan Kota Yogyakarta periode 2025–2030. Selamat berjuang, teruslah menolong dengan ikhlas dan hati yang bersih,” ujar Eko Suwanto.

Pelantikan tersebut menandai kepemimpinan baru Baguna Kota Yogyakarta di bawah komando SK Loka Agustianto, yang akrab disapa Andung. Ia menuturkan bahwa simulasi penyelamatan korban di Sungai Gajahwong bukanlah kegiatan perdana, melainkan sudah menjadi agenda rutin yang selalu diintegrasikan dalam rangkaian kegiatan partai. Menurutnya, keberadaan Baguna bukan hanya simbol, tetapi wujud nyata kehadiran partai di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat.

img_title BPBD Jepara Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Desa Sumberrejo

Simulasi pagi itu menarik perhatian warga sekitar yang kebetulan juga mengikuti layanan pemeriksaan kesehatan gratis di lokasi. Kehadiran masyarakat memberi atmosfer berbeda, seolah menegaskan bahwa kegiatan penanggulangan bencana memang harus melibatkan publik secara langsung. Baguna memperagakan teknik penyelamatan korban yang hanyut di sungai, mulai dari proses evakuasi hingga penanganan darurat. Latihan ini tidak hanya menguji kesiapan anggota Baguna, tetapi juga menjadi edukasi bagi warga tentang pentingnya pengetahuan dasar penyelamatan.

Halaman Selanjutnya
img_title