Pemkot Yogyakarta Luncurkan Dashboard Monitoring APBD untuk Dorong Transparansi dan Peningkatan PAD

Walikota Yogya Hasto Wardoyo
Sumber :
  • Istimewa

YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Pemerintah Kota Yogyakarta resmi meluncurkan purwarupa Dashboard Monitoring APBD yang dirangkaikan dengan Kick-off Meeting Strategi dan Kolaborasi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Ruang Yudistira Balai Kota, Selasa (28/7/2026). Inovasi ini menjadi langkah awal memperkuat tata kelola fiskal berbasis data sekaligus mengoptimalkan potensi PAD melalui kolaborasi lintas perangkat daerah. Kehadiran dashboard diharapkan mampu menghadirkan sistem pengawasan keuangan daerah yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap dinamika ekonomi kota.

img_title Dilantik, GNPK RI Banjarnegara Siap Awasi Proyek APBD dan APBN

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta, Raden Roro Andarini, menjelaskan bahwa dashboard dikembangkan untuk menyajikan data, informasi, dan analisis pelaksanaan APBD secara near real-time. Dengan demikian, pimpinan daerah dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat memantau pelaksanaan APBD sekaligus mengambil keputusan manajerial secara cepat dan akurat. Saat ini, dashboard masih berfokus pada monitoring PAD, namun ke depan akan diperluas untuk memantau realisasi belanja daerah. Data yang ditampilkan bersumber dari Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD RI) dan akan diperkaya dengan informasi dari masing-masing OPD.

Data menunjukkan bahwa realisasi PAD Kota Yogyakarta tahun 2025 mencapai Rp1,02 triliun atau 107,32 persen dari target, meningkat 19,51 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut melanjutkan tren positif setelah pada 2024 realisasi PAD juga melampaui target sebesar 109,48 persen. Kontributor terbesar PAD berasal dari pajak daerah yang mencapai Rp707,52 miliar atau 69,2 persen dari total PAD. Hingga 27 Juli 2026, realisasi PAD telah mencapai Rp579,28 miliar atau 58,53 persen dari target tahun 2026 sebesar Rp989,69 miliar. Angka ini menunjukkan bahwa strategi fiskal Kota Yogyakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

img_title Pariwisata Dorong Stabilitas Ekonomi, Inflasi Yogyakarta Juli 2026 Tetap Terkendali

Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa peningkatan PAD memerlukan strategi terintegrasi yang didukung oleh pelayanan publik yang semakin baik dan sistem yang transparan. Menurutnya, karakteristik kota membuat pertumbuhan PAD sangat dipengaruhi oleh aktivitas ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah harus mampu memberikan pelayanan yang cepat dan mudah, termasuk kepada penyelenggara berbagai kegiatan yang menggerakkan ekonomi kreatif di Yogyakarta. “Kalau pelayanan kepada penyelenggara event semakin baik, ekosistem ekonomi kreatif akan tumbuh dan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title