Dari Galon Bekas ke Prestasi: Kisah Eti Martini dan Ketahanan Pangan Palihan

Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati Paku Alam X ikut memanen hasil kebun PKK Kulonprogo
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Jogja - Di sebuah sudut Kulonprogo, tepatnya di Dusun Kragon II, Kalurahan Palihan, Kapanewon Temon, lahir sebuah cerita inspiratif tentang bagaimana hobi sederhana bisa menjelma menjadi gerakan besar. Eti Martini, Ketua TP PKK Kalurahan Palihan, memulai langkahnya dari kegemaran berkebun. Dengan kreativitas memanfaatkan galon bekas sebagai media tanam, ia berhasil menggerakkan masyarakat hingga membawa wilayahnya meraih predikat terbaik dalam Program Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat Menuju Indonesia Emas (KETAPANGMAS) tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta.

img_title Kulonprogo Sambut Kunjungan Kaji Tiru Pemkab Barito Utara, Sinergi Jadi Kunci Inovasi Pemerintahan

Puncak pencapaian itu ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan dan bantuan langsung oleh Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati Paku Alam X atau Gusti Putri, didampingi Ketua TP PKK DIY serta Ketua TP PKK Kulonprogo, Nuraini Mufida, pada Rabu, 29 Juli 2026. Momen tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan atas kerja keras warga Kragon II yang mampu menjadikan pekarangan sempit sebagai sumber pangan berkelanjutan.

Program KETAPANGMAS sendiri dirancang untuk mendorong kemandirian pangan keluarga sekaligus menjadi langkah nyata dalam pencegahan stunting. Dalam sambutannya, Nuraini Mufida menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah fondasi kesejahteraan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Melalui program unggulan Aku Hatinya PKK, ia mengajak kader PKK di seluruh wilayah untuk mengoptimalkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga.

img_title Kulonprogo Siapkan 38 Pramuka Penggalang untuk Jamnas XII di Cibubur

Nuraini menekankan bahwa gerakan di tingkat tapak akan lebih terarah dan berdampak luas bila dilakukan secara kolaboratif. Ia mengimbau seluruh kader untuk segera menindaklanjuti arahan tersebut di wilayah masing-masing. Pesan ini sejalan dengan semangat KETAPANGMAS yang menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan.

Apresiasi juga datang dari Gusti Putri yang merasa bangga melihat warga Kragon II tetap mampu memanen cabai, tomat, dan terong di tengah musim kemarau. Menurutnya, hasil tersebut membuktikan bahwa keterbatasan alam bukanlah hambatan ketika masyarakat memiliki kemauan, semangat gotong royong, serta pendampingan berkelanjutan.

img_title Reforma Agraria Kulonprogo Fokus Konsolidasi Lahan di Jangkaran dan Ngestiharjo

Selain KETAPANGMAS, TP PKK DIY juga mengembangkan program strategis lain seperti GEMAS SANLOKA, yang mendorong penggunaan kain lokal beretika, serta REHATA BERSERI untuk mewujudkan rumah sehat dan berseri. Dalam mendukung pengendalian inflasi daerah, TP PKK DIY bekerja sama dengan Bank Indonesia memberikan pelatihan pengolahan hasil panen di 466 titik. Pelatihan ini mencakup pembuatan aneka sambal hingga bumbu kemasan, sehingga hasil panen tidak hanya dikonsumsi tetapi juga bisa meningkatkan perekonomian keluarga dan desa.

Halaman Selanjutnya
img_title