KSP Kunjungi UGM: Inovasi dan Inklusivitas Kampus untuk Generasi Muda
- Dok Humas UGM
SLEMAN, VIVA Jogja - Dipimpin oleh Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan RI, Mayjen TNI (Purn) Prof Dr Budi Pramono, jajaran Kantor Staf Presiden (KSP) berkunjung ke kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Kamis (30/07/2026). Rombongan KSP menyambangi Unit Layanan Disabilitas (ULD) serta Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM. Dua pusat layanan ini menjadi simbol komitmen kampus dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif sekaligus inovatif, menjawab tantangan zaman dengan pendekatan yang humanis dan berbasis riset.
Di ULD, Budi Pramono menyampaikan penghargaan atas langkah UGM yang konsisten menghadirkan ruang belajar setara bagi mahasiswa penyandang disabilitas. Menurutnya, keberadaan ULD bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan wujud nyata dari tanggung jawab universitas dalam memastikan setiap mahasiswa memiliki kesempatan berkembang tanpa hambatan. Ia menekankan pentingnya memperluas kapasitas layanan agar semakin banyak mahasiswa yang dapat merasakan manfaat pendampingan. Dalam dialog bersama mahasiswa, Budi juga memberikan motivasi agar mereka tidak mudah menyerah pada rasa jenuh atau kehilangan semangat. Ia mengingatkan bahwa rasa syukur adalah kunci untuk menjaga motivasi, sembari menekankan bahwa setiap capaian harus menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh.
Ketua ULD UGM, Wuri Handayani, menjelaskan bahwa layanan yang diberikan tidak hanya berupa pendampingan individual, tetapi juga advokasi kepada fakultas-fakultas agar menyediakan akomodasi sesuai kebutuhan mahasiswa disabilitas. Penyesuaian waktu ujian, rekomendasi ruang kuliah yang lebih mudah diakses, hingga pemindahan kelas ke lantai bawah jika gedung belum memiliki lift, menjadi contoh nyata kebijakan yang diusulkan ULD. Selain itu, fasilitas penunjang seperti mushola, dapur, dan ruang tenang juga disediakan untuk membantu mahasiswa mengatasi kelelahan fisik maupun tekanan emosional. Dengan begitu, ULD tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan akademik, tetapi juga sebagai ruang pemulihan dan dukungan psikologis.
Usai meninjau ULD, rombongan KSP melanjutkan kunjungan ke Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM. Di sini, mereka disambut dengan paparan mengenai peran GIK sebagai ruang kolaborasi lintas disiplin yang menghubungkan perguruan tinggi, industri, pemerintah, dan mitra internasional. GIK telah menjalin kerja sama dengan berbagai institusi global, termasuk Uni Eropa dan Australia, serta sejumlah universitas dunia. Tahun lalu, kegiatan yang diselenggarakan GIK berhasil menjangkau sekitar 120 ribu peserta, menunjukkan betapa besar dampak ruang ini dalam mengembangkan kompetensi mahasiswa sekaligus memperluas jejaring internasional.