SEMESTA 2026: Sinergi Ekonomi Syariah DIY untuk Pemberdayaan Umat
- Dok Humas BI Yogyakarta
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (KPwBI DIY) kembangkan ekonomi syariah melalui penyelenggaraan Semarak Ekonomi Syariah Yogyakarta (SEMESTA) 2026. Acara yang mengusung tema “Sinergi Erat, EKSyar Memberdayakan Ekonomi Umat” dan menjadi bagian dari rangkaian Road to FESyar Jawa 2026 menuju Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) yang akan digelar Oktober mendatang. Sejak pertama kali diinisiasi pada 2024, SEMESTA telah menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah, sekaligus menjadikannya sumber pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.
Rangkaian kegiatan SEMESTA 2026 telah berlangsung sejak awal tahun, mencakup penguatan ekosistem produk halal, pengembangan keuangan sosial syariah, hingga peningkatan literasi dan kapasitas pelaku usaha syariah di DIY. Puncak acara digelar pada 4 Agustus 2026 di Yogyakarta, dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan SDA Setda DIY Eling Priswanto mewakili Gubernur DIY, Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY Sri Darmadi Sudibyo, Kepala Otoritas Jasa Keuangan DIY Eko Yunianto, Direktur Utama PT BPD DIY Santoso Rohmad, Ketua PWNU DIY Dr. KH. A. Zuhdi Muhdlor, serta perwakilan dari Muhammadiyah, MUI, Kanwil Kemenag DIY, perguruan tinggi, KDEKS DIY, dan sejumlah lembaga keagamaan serta perbankan syariah. Kehadiran berbagai pihak ini menegaskan bahwa SEMESTA bukan sekadar agenda seremonial, melainkan gerakan bersama untuk memperkuat ekonomi umat.
Acara dibuka dengan pengumuman pemenang kompetisi yang menjadi bagian dari SEMESTA 2026, mulai dari Halal Chef Competition, Modest Fashion Designer Competition, Lomba Konten EKSyar, Kompetisi Dakwah EKSyar, hingga Olimpiade Ekonomi Syariah. Selain itu, apresiasi diberikan kepada 10 Pejuang Literasi EKSyar 2026. Momentum ini dilanjutkan dengan Training of Trainers Literasi EKSyar bagi dai dan daiyah DIY, menghadirkan Habib Husein Ja’far Al Hadar sebagai narasumber dengan Dr. H. Fahruddin Faiz sebagai moderator. Kehadiran tokoh muda yang dikenal luas di kalangan generasi milenial ini menambah semarak acara sekaligus memperkuat pesan bahwa literasi ekonomi syariah harus menjangkau semua lapisan masyarakat.
Sepanjang penyelenggaraan, SEMESTA 2026 mencatat sejumlah capaian penting. DIY berhasil meraih lima kategori penghargaan dalam Anugerah Adinata Syariah 2026. Penguatan ekosistem halal diwujudkan melalui penerbitan 2.800 sertifikat halal produk UMKM secara self declare, 30 sertifikat halal reguler, sertifikasi 10 rumah potong hewan/unggas, serta pelatihan bagi 20 juru sembelih halal (JULEHA) dan 20 nazhir. Di bidang wakaf, sinergi dengan Kanwil Kemenag DIY, BMT Ummat, Rumah Zakat, WakafMU, dan LazisNU PWNU DIY menghasilkan lima kali lelang wakaf dengan total dana mencapai Rp1,6 miliar. Sementara itu, pemberdayaan UMKM dilakukan melalui peningkatan kapasitas 41 UMKM IKRA, business matching pembiayaan syariah kepada 46 UMKM dengan komitmen Rp7,18 miliar, serta pelatihan literasi EKSyar bagi 75 dosen pembimbing lapangan dan 250 mahasiswa yang kini menjadi agen literasi di seluruh DIY.