Pengayuh Becak di Yogyakarta Nilai Becak Listrik Tangguh dan Nyaman Sejak Pemakaian 2023

Pengayuh becak di Yogyakarta mengakui manfaat besar dari penggunaan becak listrik yang mulai dipakai sejak 2023
Sumber :
  • Istimewa

YOGYAKARTA, VIVA Jogja   Para pengayuh becak di Yogyakarta mengakui manfaat besar dari penggunaan becak listrik yang mulai dipakai sejak 2023. Selain ramah lingkungan, moda transportasi ini dinilai mampu meringankan beban fisik pengayuh sekaligus memberikan kenyamanan bagi penumpang. Sejumlah pengayuh becak menyebutkan bahwa becak listrik minim kendala teknis dan tetap tangguh digunakan sehari-hari, dengan catatan perawatan rutin menjadi kunci utama keberlangsungan operasionalnya.

img_title Mahasiswa UGM Kembangkan Mushfoam, Kemasan Ramah Lingkungan Pengganti Styrofoam

Ketua Paguyuban Becak Listrik, Paimin, menuturkan bahwa becak listrik yang digunakannya sejak 2023 telah teruji ketangguhannya. Menurutnya, kendala kecil yang muncul di lapangan dapat segera diatasi melalui perawatan rutin. Ia mencontohkan perbaikan pada rem cakram yang sebelumnya tipis dan licin saat hujan, kini diganti dengan cakram yang lebih tebal sehingga lebih aman digunakan. “Kemarin rem cakram tipis, kalau pas hujan licin. Sekarang sudah diganti besar, begitu direm langsung berhenti,” ujarnya, Jumat (07/08/2026).

Paimin menekankan bahwa perawatan rutin penting dilakukan karena becak bukan hanya alat mencari nafkah, tetapi juga harus dijaga agar tetap nyaman bagi penumpang. Ia mengaku banyak penumpang yang awalnya ragu dengan kekuatan becak listrik, namun setelah mencoba merasa nyaman dan terkesan. “Alhamdulillah lancar, nyaman. Ada penumpang yang bertanya kuat tidak, lalu setelah berjalan mereka bilang enak sekali. Mereka kagum karena ternyata ini becak listrik,” tambahnya.

img_title Desa Wisata Perlu Fokus pada Atraksi Unggulan, Gastronomi Jadi Daya Tarik Baru

Hal senada disampaikan oleh pengayuh becak lainnya, Juwari. Ia menyebutkan bahwa becak listrik merek Selis yang digunakannya sejak 2023 hingga kini masih berfungsi baik. Menurutnya, meski ada kerusakan kecil akibat pemakaian, semua dapat diperbaiki sehingga becak kembali bisa digunakan. “Masih lancar, masih eksis, masih dipakai sampai sekarang. Kalau ada yang rusak diperbaiki, bisa jalan lagi,” katanya. Ia menambahkan bahwa kerusakan yang terjadi wajar karena intensitas pemakaian, namun tidak pernah sampai mengganggu aktivitas bekerja. “Ada yang rusak sedikit, diperbaiki, bisa jalan lagi. Jadi tetap bisa dipakai untuk bekerja,” ujarnya.

Pengalaman para pengayuh becak ini menunjukkan bahwa becak listrik mampu menjadi solusi transportasi ramah lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan mata pencaharian mereka. Dengan perawatan rutin, becak listrik terbukti tangguh menghadapi kondisi jalan dan cuaca di Yogyakarta. Selain itu, kenyamanan yang dirasakan penumpang menjadi nilai tambah yang memperkuat posisi becak listrik sebagai moda transportasi alternatif yang layak dikembangkan lebih luas.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Pemkot Bengkulu Jajaki Kolaborasi Penguatan Wisata dan Infrastruktur Digital di Yogya