Gedung Baru BKD DIY Resmi Difungsikan, Sri Sultan Tekankan Transformasi Birokrasi di Era AI

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meresmikan Gedung Badan Kepegawaian Daerah.
Sumber :
  • Dok Pemda DIY

YOGYAKARTA, VIVA Jogja   Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X meresmikan Gedung Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY pada Jumat (7/8/2026). Dalam sambutannya, Sri Sultan menegaskan bahwa kehadiran gedung baru ini bukan sekadar simbol pencapaian fisik, melainkan momentum untuk membangun budaya momentum untuk membangun budaya kerja yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan publik di tengah tantangan era kecerdasan buatan (AI).

img_title Sri Sultan Hamengku Buwono X Resmi Membuka FKY 2026, Sleman Jadi Panggung Utama Perayaan Budaya

Sri Sultan menyebut birokrasi saat ini menghadapi sedikitnya tiga tantangan besar. Pertama, disrupsi teknologi AI yang mulai mengambil alih berbagai pekerjaan administratif. Kedua, regenerasi aparatur sipil negara (ASN) seiring banyaknya pegawai senior yang memasuki masa purnatugas. Ketiga, meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan personal. Menurutnya, BKD DIY memiliki peran strategis dalam menyiapkan ASN yang tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga memiliki kreativitas, inovasi, serta kemampuan mengambil keputusan di tengah perubahan yang berlangsung cepat. “Yang bertahan dan dibutuhkan bukan lagi mereka yang sekadar cakap menjalankan aturan, melainkan mereka yang memiliki kreativitas, inovasi, serta kemampuan menimbang dan mengambil keputusan,” ujar Sri Sultan.

Ia menambahkan, gedung baru BKD DIY harus dimaknai sebagai ruang baru yang menuntut cara kerja baru. Nilai tersebut sejalan dengan ajaran dalam Serat Piwulang Sri Sultan Hamengku Buwono I yang menempatkan pengabdian sebagai wujud kepekaan membaca keadaan, kesantunan dalam bertindak, serta solidaritas antarsesama aparatur. Menurutnya, nilai-nilai itu tetap relevan sebagai fondasi pengelolaan ASN di tengah perkembangan teknologi.

img_title Tidar DIY Mantapkan Regenerasi Politik Lewat Tunas 3 dan Musda

Kepala BKD DIY, Hary Setiawan, menjelaskan pembangunan gedung baru BKD DIY merupakan proyek strategis daerah yang dilaksanakan melalui kontrak multiyears pada 2023–2024 dengan nilai Rp68,63 miliar. Pembangunan dikerjakan oleh PT Aulia Multi Sarana dengan pengawasan PT Retrasindo Konsultan Indonesia. Gedung seluas 8.289 meter persegi tersebut terdiri atas Gedung BKD DIY dan Balai Pengukuran Kompetensi Pegawai yang masing-masing memiliki empat lantai. Bangunan mengusung konsep green building yang ramah lingkungan, hemat energi, dan sehat bagi penggunanya, serta mengadopsi arsitektur tradisional Jawa sesuai rekomendasi Dewan Pertimbangan Pelestarian Warisan Budaya (DP2WB). Gedung selesai dibangun pada 30 Desember 2024, menjalani final handover pada 27 Juli 2025, dan mulai dimanfaatkan untuk pelayanan sejak Januari 2026.

Halaman Selanjutnya
img_title