Hasil Uji Lab MBG Bandengan 05 Temukan Salmonella, 110 Siswa dan 13 Guru Positif Keracunan
- VIVAJogja
VIVAJogja – JEPARA, Kasus keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 2 Jepara mengungkap temuan mengejutkan. Hasil pemeriksaan Laboratorium Kesehatan (Labkes) Jepara menemukan bakteri Salmonella sp pada sampel menu beef teriyaki yang berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bandengan 05.
SPPG Bandengan 05 tersebut dikelola oleh Yayasan Cahaya Arjuna Bangsa.
Kasus ini bermula setelah menu MBG dibagikan kepada siswa dan guru SMPN 2 Jepara pada Senin (3/8/2026). Sebanyak 110 siswa dan 13 guru dilaporkan mengalami keluhan kesehatan berupa diare, mual hingga muntah.
Empat siswa dengan kondisi paling lemah bahkan harus mendapatkan penanganan medis di Unit Gawat Darurat (UGD) RS PKU Aisyiyah Jepara yang berada di seberang sekolah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Hadi Sarwoko, mengatakan pihaknya kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan yang disimpan sebagai bank sampel di dalam freezer SPPG Bandengan 05 (08/08).
Pemeriksaan dilakukan oleh Labkes Jepara pada 4 hingga 7 Agustus 2026.
“Dari hasil pengujian sampel makanan yang disimpan sebagai bank sampel di SPPG Bandengan 05, ditemukan beberapa bakteri pada sejumlah menu,” kata Hadi Sarwoko kepada VIVAJogja.
Beef Teriyaki Positif Salmonella, Dari sejumlah sampel makanan yang diperiksa, tidak semua menunjukkan adanya bakteri.
Pada nasi putih, tempe goreng, serta labu siam dan wortel bumbu kuning, hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan bakteri.
Namun, hasil berbeda ditemukan pada menu beef teriyaki.
Sampel tersebut terdeteksi mengandung Enterobacteriaceae dan Salmonella sp. Temuan Salmonella menjadi perhatian serius karena bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan dan gangguan kesehatan akibat konsumsi pangan yang terkontaminasi.
Sementara Enterobacteriaceae merupakan kelompok bakteri yang dapat ditemukan di lingkungan maupun bahan pangan. Sebagian anggotanya dapat menjadi indikator adanya kontaminasi.
Sampel Semangka Juga Mengandung Mikroorganisme temuan lain terdapat pada sampel semangka.
Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya Bacillus cereus dan Enterobacteriaceae. Selain itu, laboratorium juga menemukan yeast dan mold, atau khamir dan kapang.
Keberadaan mikroorganisme tersebut menjadi perhatian dalam aspek keamanan pangan, khususnya berkaitan dengan kemungkinan kontaminasi dan kerusakan makanan.
Air Bak Cuci Ditemukan Coliform Pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap makanan. Labkes Jepara juga memeriksa sampel air bersih yang berada di bak cuci SPPG Bandengan 05.