Besok Sore Jangan Kaget! 200 Motor Jadul Bakal Melintas di Jalanan Jepara

Motor Jadul Akan Ramaikan Jepara (foto: istimewa/vivajogja)
Sumber :
  • VIVAJogja

VIVAJogjaJEPARA,  Sebanyak 200 motor jadul bakal meramaikan jalanan Kota Jepara, Selasa (11/8/2026) sore. Motor-motor klasik keluaran era 1980 hingga 1990-an itu akan menjelajahi sejumlah ruas jalan dalam agenda Riding Motor Jadoel.

img_title Agus Sutisna Gebrak Kader IPNU-IPPNU Jepara: Jangan Jadi Penonton, Rebut Peran Penentu!

Kegiatan tersebut digelar BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) bersama Pemerintah Kabupaten Jepara sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua Badan Semi Otonom Otomotif DPC HIPMI Jepara sekaligus Ketua Panitia Riding Merdeka, Chorizi, mengatakan sekitar 200 motor dari berbagai komunitas akan ambil bagian. Peserta juga melibatkan pegawai Pemkab Jepara dan masyarakat umum.

img_title Persijap Dominan Menekan, tapi Tumpul di Depan, Borneo FC Curi 3 Poin di GBK

"Akan ada sekitar 200 motor jadul yang ikut riding besok. Tidak hanya komunitas, kami juga riding bersama pegawai Pemkab Jepara dan masyarakat umum,” kata Chorizi, Senin (10/8/2026).

Rombongan dijadwalkan berangkat dari Alun-alun Jepara 1 pukul 16.30 WIB. Mereka akan melintasi sejumlah ruas jalan, yakni Jalan KH Yasin, Jalan KH Fauzan, Jalan Shima, Jalan Paving Sentra Ukir Mulyoharjo, Jalan Anton Sudjarwo, Jalan Jembatan Cinta, Jalan Cik Lanang, Jalan AE Suryani, Jalan Letjen Suprapto, hingga Jalan HOS Tjokroaminoto.

img_title Kalah di Laga Perdana, Persijap Janjikan Serangan Total Kontra Borneo

Riding kemudian berakhir di Jalan Kartini atau Alun-alun Jepara 1.

Chorizi mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang berkumpulnya pecinta motor klasik. Riding juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi wisata dan industri kreatif Jepara.

Salah satu titik yang dilalui adalah kawasan Sentra Ukir Mulyoharjo yang dikenal sebagai pusat industri seni ukir, relief, dan patung Jepara.

“Kita juga ingin promosi wisata. Misalnya nanti melewati Jalan Paving Sentra Ukir Mulyoharjo. Di sana merupakan kawasan pusat industri seni ukir, relief dan patung Jepara. Karya-karya di kawasan itu sudah mendunia dan perlu kita angkat pamornya lebih tinggi,” ujarnya.

Selain riding, rangkaian kegiatan juga akan berlanjut dengan hiburan musik. Personel orkes dangdut jadul OM Lorenza dijadwalkan tampil pada malam hari di Alun-alun Jepara 1.

Chorizi berharap kegiatan tersebut dapat menjadi hiburan sekaligus ikut menghidupkan suasana perayaan Agustusan di Kabupaten Jepara.

“Intinya, riding ini untuk menyemarakkan Agustusan yang digelar Pemkab Jepara. Sekaligus kami ingin menjajal jalan-jalan yang sudah dimuluskan oleh Bupati Jepara,” pungkasnya.