Ratusan Motor Jadul Jajal Jalan Mulus Jepara, Bupati Ikut Bernostalgia ke Era 70 an

Ratusan Motor Antik Mengaspal MULUS (Foto: VIVAJogja)
Sumber :
  • VIVAJogja

VIVAJogjaJEPARA, Sekitar 300 motor zaman dulu alias jadul menyerbu jalanan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Selasa (11/8). 

img_title AJ Disambut Cium Tangan Keluarga, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Tak Sanggup Berhadapan

Deretan motor klasik dari berbagai komunitas itu tak hanya memamerkan tunggangan lawas, tetapi juga mengajak masyarakat bernostalgia ke masa lalu.

Ratusan motor tersebut berasal dari berbagai komunitas di Kota Ukir. Mulai dari Vespa, Honda CB, Honda Win, Honda C70, motor custom, motor gede (moge), hingga sejumlah motor keluaran era sebelum kemerdekaan.

img_title Laga Perdana Sempat Tahan Madura United 0-0, Persijap Jepara Akhirnya Tumbang di Babak Kedua

Menariknya, para peserta tak hanya membawa motor klasik. Mereka juga mengenakan pakaian bergaya jadul.

Bersama Bupati Jepara Witiarso Utomo, Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar, serta sejumlah pejabat, rombongan menjajal sejumlah ruas jalan di Jepara Kota yang belum lama ini diperbaiki pemerintah.

img_title Kenapa Dengan Pantai Pailus? Dugaan Limbah Tambak Udang Kini Masuk Ranah Provinsi

Kegiatan bertajuk "Riding Motor Jadoel" tersebut pun berlangsung meriah. Suasana nostalgia semakin terasa dengan kehadiran grup musik Om Lorenza asal Sukoharjo yang dijadwalkan tampil di Alun-alun Jepara 1 malam harinya.

Rombongan kemudian menyusuri sejumlah jalur perkotaan Jepara dan melintasi berbagai kawasan wisata. Mulai dari sentra industri ukir hingga kawasan pantai.

Iring-iringan ratusan motor klasik tersebut semakin menarik perhatian masyarakat. Apalagi, suasana sore menjelang malam membuat perjalanan para peserta terasa semakin kental dengan nuansa nostalgia.

Ketua Badan Semi Otonom BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jepara, Chorizi, yang juga menjadi penggerak kegiatan tersebut mengaku terkejut dengan tingginya antusiasme peserta.

Pasalnya, jumlah peserta yang hadir jauh melampaui target awal.

"Ekspektasi kami maksimal hanya 200 peserta, mungkin bisa kurang, tapi yang datang lebih banyak dari itu. Ada kalau 300 peserta," ujar Chorizi.

Dia mengapresiasi seluruh peserta dan komunitas yang ikut ambil bagian. Menurutnya, para peserta tidak sekadar datang, tetapi juga menunjukkan totalitas dengan mengenakan pakaian bergaya jadul.

"Sebagai pecinta motor, kami sangat senang jalan-jalan di Jepara sudah mulus. Kami berkendara juga semakin aman dan nyaman," katanya.

Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo turut menikmati suasana nostalgia dalam kegiatan tersebut. Mengenakan pakaian bergaya era 1990-an, Wiwit, sapaan akrabnya, mengaku seperti kembali ke masa mudanya.

Halaman Selanjutnya
img_title