Dua Generasi, Satu Merah Putih: Paskibraka Jepara Kibarkan Bendera, Veteran Titip Pesan
- VIVAJogja
VIVAJogja – JEPARA – Merah Putih kembali berkibar di Alun-Alun Jepara dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Di balik khidmatnya upacara tersebut, dua generasi yang bertemu dalam satu momen, generasi muda yang mengemban tugas sebagai Paskibraka dan veteran yang pernah mempertaruhkan tenaga di medan operasi.
Sebanyak 28 pelajar SMA/sederajat dipercaya menjadi anggota Paskibraka Kabupaten Jepara. Mereka menjalankan rangkaian tugas pengibaran bendera dengan disiplin dan penuh konsentrasi di hadapan Bupati Jepara Witiarso Utomo, Forkopimda, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pelajar, hingga masyarakat umum.
Salah satu yang mendapat tugas penting adalah Alysia Zerlina Azmi (16). Siswi SMA Negeri 1 Bangsri asal Desa Jinggotan, Kecamatan Kembang, itu dipercaya membawa baki dalam prosesi pengibaran Sang Merah Putih.
Bagi Alysia, tugas tersebut bukan sekadar berjalan membawa baki. Ia harus menjaga konsentrasi, mengatur napas, serta mempertahankan ritme gerakan hingga seluruh rangkaian selesai.
“Menjaga konsentrasi penuh dari awal sampai tugas selesai. Secara fisik cukup menguras energi, terutama menahan rasa lelah di kaki dan punggung,” kata Alysia.
Latihan berulang menjadi kunci bagi Alysia dan anggota Paskibraka lainnya. Disiplin, ketepatan gerakan dan kemampuan menyatukan ritme terus diasah selama masa persiapan.
Setelah tugas selesai, rasa lega pun muncul. Alysia bersama anggota Paskibraka lainnya saling memberikan apresiasi dan bersyukur seluruh prosesi berjalan lancar.
Menurutnya, pengalaman menjadi Paskibraka memberikan pelajaran yang jauh lebih besar daripada sekadar bertugas dalam upacara.
“Dari latihan saya belajar disiplin, menyatukan ritme dan bekerja bersama teman-teman dengan karakter yang berbeda,” ujarnya.
Tugas penting lainnya diemban Devan Putra L (15), pelajar SMA Negeri 1 Donorojo. Ia dipercaya menjadi salah satu petugas pembentang bendera.
Devan menyebut kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga yang membentuk dirinya untuk lebih disiplin dan bertanggung jawab.
“Terima kasih kepada para instruktur. Menjadi Paskibraka ini pengalaman berharga yang membentuk saya menjadi pribadi yang positif,” katanya.
Di sisi lain lapangan, momen pengibaran Merah Putih membawa kenangan berbeda bagi Sodiq (71). Veteran yang tinggal di Dukuh Pesajen, Kelurahan Demaan, Kecamatan Jepara, itu menyaksikan upacara dengan perasaan haru.