Ratusan Kader PKB Wonosobo Ikuti PKPB, Gus Abduh : Harus Jadi Penggerak Masyarakat
- Ari Sunandar/VIVA Jogja
WONOSOBO, VIVA Jogja - Sebanyak 120 peserta menghadiri kegiatan PKPB Wonosobo di Madin Al-Huda Penulih, Desa Suroyudan.
Acara bertajuk Pelatihan Kader Penggerak Bangsa tersebut berlangsung selama dua hari, yakni pada 8-9 Agustus 2026.
Anggota DPR RI Fraksi PKB, Abdullah, menginisiasi kegiatan ini atas mandat penuh dari pengurus DPP PKB.
Penyelenggara juga menggandeng Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) DPP PKB untuk mengawal seluruh rangkaian pelatihan kader tersebut.
Pelaksanaan acara bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan serta sistem kaderisasi internal di tingkat daerah secara matang.
"PKPB menjadi ruang pendidikan dan kaderisasi untuk membentuk kader yang memahami nilai perjuangan PKB, wawasan kebangsaan, tradisi NU, serta memiliki kemampuan kepemimpinan dan organisasi untuk menjalankan peran di tengah masyarakat," kata Abdullah.
Penguatan Integritas dan Peran Kader
Para peserta menerima beragam materi strategis dari para instruktur profesional selama kegiatan berlangsung.
Materi meliputi kepemimpinan, wawasan kebangsaan, ke-NU-an, ke-PKB-an, organisasi, hingga analisis sosial-politik.
Selain itu, pemateri memberikan pembekalan teknik komunikasi serta penguatan peran penting kader di lapangan.
Seluruh pembekalan bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami tantangan hidup warga sekitar.
Selanjutnya, pelatihan ini berfokus membentuk kepribadian peserta agar memiliki integritas, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab.
Oleh karena itu, kader harus mampu membaca permasalahan sosial serta menjadi motor penggerak lingkungan.
"Kader tidak cukup hanya memahami organisasi. Mereka harus mampu membaca persoalan masyarakat, membangun komunikasi, bekerja secara kolektif, serta memiliki integritas dan tanggung jawab agar bisa menjadi penggerak di lingkungannya," ujarnya.
Kemudian, peserta diajak menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) secara cermat pada sesi akhir pelatihan.
Penyusunan RTL sangat krusial agar ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan di daerah asal.
Keberlanjutan program pelatihan PKPB Wonosobo akan dijaga melalui wadah alumni dan penguatan jejaring kader.
Pengurus akan menggelar evaluasi berkala guna memantau efektivitas pelaksanaan RTL peserta di lapangan.
"PKPB jangan berhenti pada kegiatan pendidikan. Keberhasilannya harus terlihat dari pelaksanaan RTL, aktivitas alumni, penguatan jejaring, dan kontribusi nyata kader di tengah masyarakat," tegas Abdullah.