Perluas Akses Kuliah, Pemkab Jepara Salurkan Kartu Sarjana untuk 830 Mahasiswa
- VIVAJogja
VIVAJogja – JEPARA, Pemerintah Kabupaten Jepara menyalurkan bantuan pendidikan melalui program Kartu Sarjana Jepara (KSJ) kepada 830 mahasiswa. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp2,49 miliar untuk membantu mahasiswa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.
Penyerahan KSJ dilakukan di Halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Jepara, Selasa (1/9). Setiap penerima memperoleh bantuan Rp1,5 juta per semester.
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan program KSJ merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Jepara.
"Hari ini telah kami salurkan Kartu Sarjana Jepara. Ini untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi anak Jepara," ujar Witiarso.
Dari 830 penerima, sebanyak 547 mahasiswa mendapatkan bantuan melalui jalur prestasi. Kemudian 235 mahasiswa melalui jalur prasejahtera dan 48 mahasiswa melalui jalur tahfidz.
Pembiayaan program tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Jepara sebesar Rp1,641 miliar dan dukungan BAZNAS sebesar Rp849 juta.
Para penerima KSJ tersebar di berbagai perguruan tinggi. Jalur tahfidz mencakup 19 PTN/PTS, jalur prestasi 55 PTN/PTS, sedangkan jalur prasejahtera tersebar di 29 PTN/PTS.
Salah satu penerima, Vanesya Isabel, mahasiswa semester 3 jurusan Teknik Sipil Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara, mengaku terbantu dengan program tersebut.
"Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan program KSJ. Program kartu sarjana ini bagi saya sangat membantu menopang uang kuliah semester," kata Vanesya.
Dari 830 mahasiswa penerima KSJ tahun ini, sebanyak 267 mahasiswa merupakan mahasiswa UNISNU Jepara.
Pemkab Jepara berharap bantuan tersebut tidak sekadar meringankan beban biaya kuliah, tetapi juga memperluas kesempatan anak-anak Jepara untuk mengenyam pendidikan tinggi.
Program KSJ sekaligus diarahkan menjadi bagian dari investasi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Jepara.