BLK Bantul Gelar Pelatihan Perakitan Handphone dan Administrasi Perkantoran untuk Tekan Pengangguran

Balai Latihan Kerja Bantul menyasar angkatan kerja
Sumber :
  • Dok Humas Pemkab Bantul

BANTUL, VIVA Jogja - Pemerintah Kabupaten Bantul terus menekan angka pengangguran melalui berbagai program pelatihan kerja. Balai Latihan Kerja (BLK) Bantul menjadi ujung tombak dalam upaya tersebut dengan menghadirkan beragam pelatihan yang menyasar masyarakat usia produktif. Pada Selasa (01/09/2026), BLK Bantul kembali menggelar dua program pelatihan, yakni perakitan handphone dan administrasi perkantoran, yang berlangsung selama 30 hari ke depan.

img_title Ancaman Leptospirosis Membayangi Bantul, Enam Nyawa Melayang

Pelatihan perakitan handphone memberikan materi dasar elektronika hingga praktik langsung merakit perangkat, sementara pelatihan administrasi perkantoran membekali peserta dengan keterampilan manajemen dasar, pengelolaan dokumen, serta pengetahuan bahasa Inggris. Plt. Kasubag Tata Usaha BLK Bantul, Asung Tri Nugroho, menjelaskan bahwa BLK Bantul memiliki beragam kejuruan pelatihan, mulai dari otomotif, tata boga, instalasi listrik, sistem pendingin, hingga administrasi perkantoran. “Pelatihan ini diperuntukkan bagi seluruh masyarakat yang memiliki KTP Bantul dan berusia 18 hingga 60 tahun,” ujarnya.

Program ini disambut antusias oleh masyarakat. Salah satu peserta, Afnan, warga Kapanewon Pleret, mengaku senang dapat lolos dalam pelatihan perakitan handphone. Ia menilai keterampilan yang diperoleh sangat bermanfaat, baik untuk melamar pekerjaan maupun membuka usaha mandiri. “Ini sangat bermanfaat bagi saya. Keterampilan ini bisa menjadi modal ke depan, baik untuk melamar pekerjaan maupun membuka usaha,” ungkapnya. Afnan berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Bantul sehingga lebih kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.

img_title Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta Perkuat Layanan dan Pemberdayaan Peserta

BLK Bantul menekankan bahwa pelatihan kerja bukan hanya sekadar memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk mentalitas kerja yang disiplin dan profesional. Dengan bekal keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar, diharapkan peserta mampu mengisi peluang kerja yang tersedia sekaligus menciptakan lapangan kerja baru. Pemerintah Kabupaten Bantul melihat pelatihan ini sebagai salah satu strategi efektif dalam mengurangi pengangguran, terutama di kalangan usia muda yang membutuhkan akses terhadap keterampilan praktis.

Selain itu, BLK Bantul juga memanfaatkan media sosial sebagai sarana informasi. Masyarakat yang ingin mengikuti pelatihan dapat memantau jadwal dan pendaftaran melalui akun Instagram resmi BLK Bantul. Langkah ini diambil untuk memperluas jangkauan informasi agar lebih mudah diakses oleh masyarakat, sekaligus mendorong partisipasi yang lebih besar.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Bantul Kembangkan Inovasi Budidaya Air Payau untuk Dorong Ekonomi Pesisir