Tak Satu Pun Harga Kepokmas Naik, Pasar Jepara Masih Stabil
- VIVAJogja
VIVAJogja – JEPARA, Kabar baik bagi masyarakat Jepara. Harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) terpantau stabil pada Rabu (2/9).
Tak satu pun komoditas yang dipantau mengalami kenaikan harga dibandingkan sehari sebelumnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara Jawa Tengah (Jateng), Anjar Jambore Widido, mengatakan stabilitas harga tersebut terlihat dari pemantauan di tiga pasar utama, yakni Pasar Jepara II, Pasar Bangsri, dan Pasar Pecangaan.
“Seluruh harga komoditas yang tercatat hari ini masih sama dengan harga pada pemantauan sebelumnya,” kata Anjar kepada Viva Jogja.
Harga beras premium tetap Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.333 per kilogram, dan beras SPHP Rp12.000 per kilogram. Gula pasir juga bertahan di angka Rp17.333 per kilogram.
Pada komoditas minyak goreng, harga minyak goreng curah tetap Rp18.500 per liter, sedangkan Minyakita Rp15.500 per liter. Tidak ada perubahan harga pada komoditas tersebut.
Harga kebutuhan protein hewani juga masih terkendali. Daging sapi paha belakang dan paha depan masing-masing Rp130.000 per kilogram. Sementara harga ayam ras rata-rata Rp38.667 per kilogram dan telur ayam ras Rp24.000 per kilogram.
Komoditas cabai yang kerap mengalami perubahan harga juga tidak bergerak. Cabai merah besar berada di Rp35.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp32.000 per kilogram, dan cabai rawit merah Rp48.333 per kilogram.
Anjar menambahkan, stabilitas juga terjadi pada kelompok barang penting. Harga LPG 3 kilogram masih Rp20.000 per tabung dan LPG 12 kilogram Rp220.000 per tabung.
“Untuk barang penting seperti semen, besi beton, kayu, paku hingga pupuk juga tercatat tidak mengalami perubahan harga,” imbuhnya.
Selain harga yang stabil, ketersediaan komoditas di pasar juga relatif aman. Hampir seluruh barang yang dipantau tercatat dalam kondisi cukup.
Kondisi tersebut menunjukkan belum terdapat gejolak harga Kepokmas di Jepara pada awal September. Masyarakat masih mendapatkan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang sama seperti hari sebelumnya, sementara pasokan di pasar masih mencukupi.