Kulonprogo Raih Penghargaan Program Cabai PaKu

Kulonprogo raih penghargaan daerah inovatif
Sumber :
  • jogja.viva.co.id/Wuri D

YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan penghargaan kepada Bupati Kulonprogo Agung Setyawan atas melalui Program Cabe PaKu, terpilih sebagai daerah dengan program unggulan inovatif, dalam acara musrenbang RKPD DIY 2026 di Gedhong Pracimasono Kepatihan Yogyakarta Selasa (15/4/2025).

img_title Porda DIY 2027 di Kulonprogo Siapkan 62 Cabor, KONI Matangkan Regulasi hingga Kesiapan Venue

Ketua Tim penilai independen Reka Cipta Bhakti Nugraha Tahun 2025 DIY, Prof Bhakti Setiawan mengatakan program Cabai PaKu, yakni  Cabai Pantai Kulonprogo terbukti mampu mendongkrak perekonomian  masyarakat khususnya masyarakat pesisir.

Dikatakan, tahun ini telah dilakukan penilaian terhadap daerah dengan program unggulan inovatif dengan kriteria meliputi satu program unggulan tersebut mampu menaikkan taraf ekonomi masyarakat, kedua program unggulan tersebut mampu untuk menggerakkan roda perekonomian daerah.

img_title Ribuan Bibit Pohon Ditanam di Samigaluh, Upaya Jaga Menoreh dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

“Dari hasil penilaian kami, daerah dengan program unggulan inovatif tahun 2025 diberikan kepada Kabupaten Kulon Progo dengan program yang memang menurut kami menarik Cabai PaKu Cabai Pantai Kulon Progo yang benar-benar kami lihat memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat Kulonprogo," urai Prof Bhakti.

Kualitas Unggul

img_title Pengabdian Tak Usai di Masa Purnatugas, Pemkab Kulonprogo Serahkan SK Pensiun kepada 97 ASN

Sementara itu Bupati Kulonprogo Agung Setyawan usai menghadiri Musrenbang RKPD DIY 2026 menjelaskan cabai Kulonprogo terutama dari pesisir memang cukup diminati pasar karena kualitasnya yang unggul. Cabai ini juga dikirim ke berbagai daerah di Indonesia. Untuk itu Pemkab Kulon Progo serius mendukung usaha pertanian cabai di lahan pantai ini.  Tidak hanya berhenti di produksi, namun juga disiapkan pengolahan pasca panen untuk menghindari anjloknya harga saat hasil panen melimpah.

"Cabai Kulonprogo sangat dikenal terutama di Jakarta dan Bandung. Yang pertama tentang rasanya dan juga keawetan karena kematangan alaminya. Jadi cabai PaKu ini adalah cabe pantai Kulon Progo," terangnya.

Melihat hasil yang bagus, Agung menyebut ada kemungkinan luasan lahan pertanian. Yang tidak kalah penting menurut Agung adalah pengolahan pasca panen untuk antisipasi saat hasil panen melimpah.

"Kita juga berinovasi nanti untuk ke arah pasca panennya kita akan bikin serbuk cabe dan sebagainya karena kalau melimpahkan secara kebetulan over supply ya kita turun harga kan, nah kita harus menolong petani untuk tidak ketinggalan dari harga produksinya, jadi kita akan siapkan untuk pengeringan dan penepungan cabai itu," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
img_title