Kabar Gembira Peringatan May Day, Gelombang PHK Dipastikan Tidak Melanda di Kudus

Bupati Samani serahkan hadiah kepada perwakilan buruh di Kudus
Sumber :
  • arif

KUDUS, VIVAJogja- Meskipun gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, namun kondisi itu tidak merembet kepada kalangan pekerja di sejumlah perusahaan yang ada di Kabupaten Kudus.  

img_title Bupati Kudus dan Gubernur Jateng Serahkan BLT DBHCHT kepada Buruh Rokok

Kabar gembira ini disampaikan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, saat agenda halalbihalal dan sarasehan ketenagakerjaan di Kantor DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Kudus, Kamis (1/5/2025).

Bupati Samani memastikan para pekerja di Kota Kretek aman dari ancaman PHK. Tentu kabar gembira yang tercetus bersamaan Hari Buruh Internasional ini, membuat lega para buruh di kabupaten setempat. 

img_title Sambut 1 Muharam 1448 H, Pemkab Kudus Gelar Doa Bersama

Bupati Sam’ani halal bihalal di kantor KSPSI Kudus bersamaan May Day

Photo :
  • arif

"Kami (Pemkab Kudus) selalu sampaikan kepada para pengusaha agar tidak ada PHK di Kudus," ujar Bupati Samani dihadapan ratusan buruh dan jajaran pengurus DPC KSPSI Kudus.

img_title Bacakan Pidato Kepala BPIP, Bupati Kudus Ingatkan Pancasila Bukan Sekadar Simbol

Sam'ani pun mengupayakan agar iklim tenaga kerja maupun pengusaha selalu kondusif. Pihaknya selalu berpesan kepada pengusaha untuk menjaga situasi tetap harmonis dan baik.

"Kami upayakan menjaga kondisi Kudus selalu harmonis dan baik," terangnya.

Kemudian, Sam'ani menjelaskan pelaku UMKM, tukang ojek, tukang becak, terutama dari kalangan kurang mampu, diupayakan menjadi anggota BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI). Khususnya, bagi pemilik KTP Kabupaten Kudus. 

Sebagi informasi, Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan menyeluruh bagi warga Kabupaten Kudus sudah mencapai 99,01 persen.

"Tukang ojek, sampai pelaku UMKM dari kalangan tidak mampu kami upayakan menjadi anggota BPJS Kesehatan PBI," paparnya.

Tak hanya BPJS Kesehatan, bupati menjelaskan akan mengupayakan pekerja bisa menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan. Pihaknya menyampaikan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) Kabupaten Kudus sekitar 40 persen.

"Supaya ada jaminan keamanan dalam bekerja, kami juga mengupayakan agar pekerja yang belum jadi anggota BPJS Ketenagakerjaan supaya didaftarkan," paparnya.

Sam'ani menjelaskan ada berbagai bantuan yang ditujukan bagi pelaku UMKM dan pekerja. Seperti bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM, pelatihan yang dilaksanakan oleh Disnaker Perinkop dan UKM Kudus. Ada juga bantuan CSR perusahaan.

"Ada banyak bantuan bagi pekerja dan pelaku UMKM. Kami utamakan bagi pelaku UMKM dan pekerja Kudus karena bersumber dari APBD," ucapnya.

Halaman Selanjutnya
img_title