Bentrok Perguruan Silat Resahkan Warga Kudus, Lima ‘Jagoan Neon’ Dikukut Polisi

AKP Subkhan memediasi 2 pimpinan perguruan silat dan orangtua pelaku
Sumber :
  • arif

KUDUS, VIVAJogja- Aksi tawuran antarperguruan pencak silat pecah di Kabupaten Kudus. Tragedi ini cukup mengejutkan. Sebab selama ini, wilayah Kota Kretek yang adem ayem, tidak pernah terjadi gesekan yang dilakukan antarpendekar silat.

img_title Bupati Kudus dan Gubernur Jateng Serahkan BLT DBHCHT kepada Buruh Rokok

Beruntung dalam bentrokan melibatkan sejumlah anggota dari dua perguruan pencak silat ini, dibubarkan aparat Polsek Kudus Kota pada Kamis dini hari (1/5/2025). Sehingga tidak memicu korban jiwa dan aksi perusakan. 

Dari kejadian itu, tim Piket Siaga Polsek Kudus Kota yang dikendalikan Kapolsek AKP Subkhan, menangkap lima pendekar silat. Pelaku tawuran yang ditangkap, merupakan remaja asal Kabupaten Pati, Kabupaten Kudus dan Kabupaten Grobogan.  

img_title Sambut 1 Muharam 1448 H, Pemkab Kudus Gelar Doa Bersama

Lima jagoan neon digulung polisi saat bentrok di wilayah Kudus Kota

Photo :
  • arif

Lima jagoan neon itu ditangkap petugas Piket Siaga Polsek Kudus Kota bersama Tim Resmob, saat tawuran di sejumlah titik di wilayah Kota Kudus. Diantaranya di Kawasan Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, depan Pasar Baru Wergu Wetan Kudus dan depan GOR Bung Karno Kudus.

img_title Bacakan Pidato Kepala BPIP, Bupati Kudus Ingatkan Pancasila Bukan Sekadar Simbol

Lima pendekar yang dikukut polisi, yakni APBK (18) dan AFF (18) keduanya warga Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati. MAW (15) dan NW (16) keduanya warga Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan serta MKM (18) warga Kecamatan Undaan Kudus.

Kronologis aksi tawuran antar pendekar silat ini, merupakan buntut perkelahian pada hari sebelumnya dengan lokasi kejadian di Getaspejaten Kecamatan Jati Kudus. Perkelahian ini melibatkan warga Grobogan yang bekerja di Kudus, dengan warga Kudus yang keduanya merupakan anggota salah satu perguruan pencak silat.

Usai kejadian tawuran di Getaspejaten, salah satu pihak sengaja membuat story WA. Ulah ini kemudian memancing reaksi dari teman-teman satu perguruan pencak silat dari Pati dan Grobogan. Mereka pun berkelahi di sejumlah lokasi.

Sebagai langkah antisipasi agar permasalahan tidak membesar, Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan langsung mengundang Ketua Pengurus Cabang Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kudus.  

Selain itu, Kapolsek AKP Subkhan juga menghadirkan pimpinan kedua perguruan pencak silat, serta orang tua remaja yang ditangkap polisi di Mapolsek Kudus Kota, Kamis siang (1/5/2025).

Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan mengatakan, hasil mediasi yang dihadiri Ketua IPSI Kudus dan kedua pimpinan perguruan pencak silat, pihaknya berhasil memediasi persoalan tersebut. 

Halaman Selanjutnya
img_title