Rawan Aksi Pemerasan, Kawasan Industri Jepara Fokus Pantauan Aparat

Patroli aksi premanisme yang kerap terjadi di lingkungan perusahaan
Sumber :
  • arif

JEPARA, VIVAJogja- Perang sengit melawan aksi premanisme di Kabupaten Jepara terus digencarkan Polres Jepara. Tak main-main, Satuan Samapta Polres Jepara patroli preventif di kawasan industri di wilayah Bumi Kartini.

img_title Bertahun-tahun Rusak, Jalan Mayong–Pancur Akhirnya Dibeton, Truk Tambang Dialihkan

Patroli dipimpin Kanit Patroli Sat Samapta Polres Jepara, Ipda Muhammad Amiluddin Aziz. Aparat menyasar perusahaan di wilayah hukum Polres Jepara.

Langkah itu bagian dari antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi premanisme yang kerap terjadi di lingkungan perusahaan. Diantaranya aksi pemerasan terhadap karyawan atau manajemen, pungutan liar, intimidasi, hingga penguasaan lahan secara ilegal.

img_title DPRD Jepara Hapus Uang Jaminan Calon Petinggi, Politik Desa Masuki Babak Baru

Samapta Polres Jepara patroli di kawasan industri Bumi Kartini.

Photo :
  • arif

Petugas dalam patroli tersebut, juga turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.

img_title Fraksi PDIP Desak Pemkab Jepara Tambah Anggaran Promosi Wisata dan Tinjau Ulang Perda Hiburan

Jika ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polres Jepara. Atau bisa melalui layanan darurat 110 Polri, maupun ke WhatsApp Siraju di nomor 08112894040.

Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna mengatakan, patroli rutin merupakan langkah nyata Polri menciptakan rasa aman, terutama di lingkungan kerja seperti perusahaan dan kawasan industri.

“Kami berkomitmen menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk pekerja dan manajemen perusahaan, menjadi prioritas kami,” ujar Erick. 

Erick berharap kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor, jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban.