Galian C Kudus 'Makan Tumbal Nyawa', Dinas ESDM Soroti Minimnya Keselamatan Kerja
- ist
KUDUS,VIVAJogja - Insiden kecelakaan kerja menyebabkan satu pekerja meninggal dan satu pekerja lainnya luka-luka, saat terhimpit truk pengangkut material galian C di Kabupaten Kudus.
Kecelakaan yang terjadi di jalur penambangan galian C di Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo ini, akibat kurang lemahnya prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di pertambangan Galian C yang dikelola CV Elektrik Daya Utama.
Insiden yang terjadi pada Minggu (26/5/2025) itu, memaksa Polres bergerak cepat menutup area tambang. Penutupan ini dengan dipasangi garis polisi, serta melanjutkan proses penyelidikan secara menyeluruh.
Seorang pekerja tewas saat terhimpit bodi dua truk muatan galian C.
- ist
“Kami sedang melakukan pendalaman dan penyelidikan terhadap kejadian ini,” ujar Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kasatreskrim AKP Danail Arifin, Selasa (28/5/2025).
Dari informasi yang diperoleh, pemilik tambang galian C yakni Direktur CV Elektrik Daya Utama, dijadwalkan diperiksa di Mapolres Kudus terkait kecelakaan kerja yang menewaskan satu nyawa.
Bahkan sebelumnya, insiden kecelakaan ini sempat terekam melalui kamera CCTV berdurasi 1 menit 45 detik. Rekaman itu diunggah ke media sosial oleh pemilik akun Facebook @Didik HS pada Senin (26/5/2025) pagi.
Dalam rekaman video tersebut, tampak sebuah truk pengangkut tanah urug yang tengah terparkir di jalur lokasi tambang yang menurun. Tiba-tiba dihantam keras oleh truk lain dari arah belakang.
Mendengar suara benturan keras dan jeritan meminta tolong, sejumlah orang yang berada di dekat lokasi kejadian berlarian memberikan pertolongan dua korban yang terjepit di antara dua truk.
Dari keterangan saksi mata yang juga pekerja di pertambangan galian C menyebut, korban berada di tengah antara dua kendaraan. Namun diduga mengalami rem blong saat berada di jalan yang menurun, truk yang sama-sama bermuatan material tanah menabrak keras truk di depannya.
Korban yang kala itu sedang memasang terpal penutup truk, langsung terhimpit di antara bodi kendaraan. Korban meninggal dunia bernama Sugeng Efendi (43), warga Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe Kudus.
Korban yang terluka parah sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun nyawanya tidak tertolong, hingga dinyatakan meninggal dunia pada sore harinya. Sugeng diketahui bertugas sebagai petugas penutup muatan dengan terpal di pintu keluar tambang.