Samani Solidkan ‘Kabinet Kudus Sehat’, 97 Pejabat Struktural Dirotasi

Bupati Kudus Samani menyalami 97 pejabat yang baru dilantiknya
Sumber :
  • arif

KUDUS, VIVAJogja- Gerbong mutasi dan promosi jabatan yang terkadang menimbulkan momok menakutkan dan menggembirakan bagi para pejabat, kini kembali bergerak di lingkup Pemkab Kudus. 

img_title Bupati Kudus dan Gubernur Jateng Serahkan BLT DBHCHT kepada Buruh Rokok

Upaya ini untuk mensolidkan dan menyehatkan struktur ‘Kabinet Kudus Sehat’ yang dikendalikan Bupati Kudus Samani Intakoris di awal masa kepemimpinannya. 

Tidak tanggung-tanggung, Bupati Sam’ani Intakoris langsung melantik 97 orang pejabat administrator (eselon 3) dan pengawas (eselon 4) di pemkab setempat. Prosesi pelantikan yang cukup mendebarkan ini dilaksanakan di Pendapa Kabupaten Kudus, Selasa (10/6/2025). 

img_title Sambut 1 Muharam 1448 H, Pemkab Kudus Gelar Doa Bersama

Bupati Samani melantik 97 pejabat eselon 3 dan eselon 4 Pemkab Kudus

Photo :
  • arif

“Mutasi dan promosi adalah hal biasa, kita maknai bahwa semakin pengkayaan tentang talenta dari SDM kita untuk birokrasi sehat untuk Kudus Sehat,” ujar Bupati Samani.

img_title Bacakan Pidato Kepala BPIP, Bupati Kudus Ingatkan Pancasila Bukan Sekadar Simbol

Samani mengakui, pelantikan pejabat baru dilakukan dengan berbagai pertimbangan matang. Salah satunya melalui tes menulis tangan dan tes tentang tugas pokok dan fungsi. Selain itu, tes mengidentifikasi permasalahan, termasuk mencari solusi dan memberikan masukan.

“Dua tahun (pejabat) harus geser-geser agar tambah pengalaman. Mutasi jabatan ini menjadi hal yang wajar,” tandas Samani. 

Samani pun meminta para pejabat yang baru dilantik, segera melakukan penyesuaian di posisinya masing-masing.

“Karena ini adalah pelantikan pejabat struktural pertama kali, maka tunjukkanlah potensi anda dalam kinerja,” pinta mantan Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kudus.

Samani menegaskan, mutasi jabatan adalah cara meningkatkan pengalaman. Pihaknya juga menceritakan bahwa dirinya mengalami mutasi berkali-kali saat menjadi birokrat.

“Kuasai tupoksi, aturan dan segera berinovasi untuk menyejahterakan masyarakat,” pintanya.

Samani mengungkapkan, ada lebih dari 30 jabatan struktural yang masih kosong di lingkup Pemkab Kudus. Bahkan ia sempat menghitung dalam waktu sebulan, ada sebanyak 40 pegawai yang memasuki masa pensiun.

“Kalau dalam waktu setahun, hampir 400 pegawai yang memasuki masa pensiun. Kita (Pemkab Kudus) tentunya kekurangan (pegawai), dan kita butuh talenta yang multitalenta,” terang Samani. 

Untuk diketahui, Bupati Sam’ani melantik 97 pejabat struktural baru di Pendapa Kabupaten Kudus. Mereka yang dilantik terdiri jabatan administrator dan pengawas di Pemkab Kudus.

Pelantikan pejabat struktural ini menjadi yang pertama dalam masa kepemimpinan Bupati Sam’ani. Sebelumnya, pelantikan pejabat fungsioanal lebih dahulu dilakukan Samani pada 8 Mei 2025 lalu.

Halaman Selanjutnya
img_title