Pemkot Yogya Alihkan 50 Persen Anggaran Perjalanan Dinas untuk Tangani Sampah
- Istimewa
YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengalihkan 50 persen anggaran perjalanan dinas untuk penanganan masalah sampah di Kota Yogya melalui APBD Perubahan 2025, karena sampah menjadi persolan urgent di Kota Yogya.
Hasto menyatakan, upaya itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan dalam upaya penanganan sampah pada tahun ini.
"Anggaran perjalanan dinas 50 persen digeser. Jadi, ini kumpulan perjalanan dinas, dikumpulkan di perubahan," katanya.
Sejak awal, lanjut Walikota Yogya, anggaran pengadaan mobil dinas baru untuk kepala daerah sudah digeser, dan dialokasikan untuk pengadaan ratusan gerobag sampah di seluruh RW. Dengan nilai anggaran Rp 3 miliar, yang diperuntukkan sebagai mobil dinas walikota dan wakil walikota, sudah diubah untuk pembelian gerobak sampah.
Demikian juga dengan alokasi makan bergizi gratis (MBG), digeser untuk kepentingan lain.
“Semuanya harus melibatkan masyarakat melalui program padat karya, khususnya untuk pekerjaan fisik yang cenderung sederhana dan bisa dikerjakan tanpa keahlian khusus, seperti pembuatan taman, pembersihan lingkungan sungai, dan lain-lain,” kata Hasto.
Pengalihan anggaran yang bersifat kedinasan tersebut, diharapkan akan berdampak pada perputaran uang di masyarakat, sekaligus bermanfaat untuk program penanggulangan sampah perkotaan.